Elshanum & Albirru

Elshanum & Albirru

  • WpView
    Membaca 100,253
  • WpVote
    Vote 11,214
  • WpPart
    Bab 38
WpMetadataReadLengkap Jum, Nov 13, 2020
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
Aku ibarat tunas kelapa yang terombang-ambing di atas permukaan air laut dan kamu adalah tepian pantai yang pada akhirnya menjadi tempatku berlabuh kemudian tumbuh. *** Bagaimana jika seorang pria datang kepadamu dengan membawa komitmen yang ternyata hanya sebuah omong kosong? Itulah yang Shanum rasakan saat pertama kali Biru masuk ke dalam hidupnya, memporak-porandakan perasaannya kemudian meninggalkannya begitu saja. Iya, Biru meninggalkannya begitu saja seolah perasaan dalam dirinya begitu tidak penting. Sampai suatu hari Ibra datang ke dalam hidup Shanum menawarkan sebuah keseriusan, setelah pergolakan batin dalam dirinya akhirnya dia menerima Ibra. Tapi bagaimana jika Biru malah tidak rela dan membuat semuanya menjadi berantakan. Biru kembali ke hidup Shanum, membangun komitmen yang sebelumnya sudah sempat berantakan. Membawa Shanum pada kenyataan bahwa memang sejauh apa dia berlari, jodoh akan tetap bertemu. ***
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#533
nikahmuda
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Mujahadah (Sudah Terbit)
  • CINTANYA GUS DINGIN [HIATUS]
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Kayla in Love (END)
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM
  • Amanah & Cinta 💓 (END)
  • Sakinah [Sudah Diterbitkan]
  • Rasa yang Tersembunyi [End]
  • I love you, Mas Duda

(Tersedia versi cetak dan ebook di Playstore) Aku tidak pernah terpaksa untuk menikahinya, karena aku yakin, Allah sudah mengatur setiap jodoh hamba-Nya. Jika Asifa bukan jodohku, maka Allah akan jauhkan dia dariku seperti saat ini. Jika Hira adalah jodohku, maka Allah akan dekatkan dia untukku dan aku akan menerimanya sepenuh hati. --El Jalalludin Sulaiman-- Menerimanya adalah tantangan terbesarku karena aku harus melepaskan laki-laki yang masih menghuni hati ini. Keputusanku menerimanya karena hati kecilku mengatakan, jika dia adalah orang terbaik sebagai pendampingku. Dan hati kecilku tak berbohong, dia benar-benar jodoh terbaik dari Allah untukku. --Mahira Azalea--

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan