Avalla Lunar

Avalla Lunar

  • WpView
    Reads 254
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2020
(Sebuah kisah fantasi) Bagaimana jika seorang penulis dipertemukan dengan tokoh ciptaannya? Nafi tak pernah berpikir akan mengalami hal-hal spesial dalam hidupnya. Dia sudah mafhum bahwa dirinya akan melalui jalan hidup yang datar dengan lika-liku secukupnya. Namun, suatu ketika ia bertemu seseorang yang tidak nyata: tokoh ciptaannya dalam cerita fiksi bertahun-tahun silam. Tidak lama kemudian, banyak tokoh lain dari cerita berbeda muncul. Nafi pun mulai mempertanyakan, apakah ia mulai kehilangan batas dunia nyata dan dunia imajinasinya? _____________ Foto sampul oleh Mads Schmidt Rasmussen di Unsplash, diedit di Canva Juga dipublikasikan di Storial oleh akun saya yang lain: chachannisa306
All Rights Reserved
#105
imagination
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Became The Antagonist
  • Pertanda di Dunia Fiksi | Project (-1): From the Underrated - Memory 0
  • Psikopat Digital? [End]
  • MEMORIES(END)
  • Diary Merah ✔
  • Bricia's world (Part Gak Lengkap)
  • Rayyan Etherium Fractus
  • Fantasy Of Abila ( END ) || Ganti Cover
  • JOANA, SHE IS AN EXTRAS

Bagaimana perasaanmu jika terbangun di dalam raga orang lain? . Saat Arshinta Kiraina sedang menulis akhir karya terbaik sepanjang hidupnya, takdir berkata lain. Gadis malang yang sampai akhir hayatnya tak pernah merasakan kasih sayang itu kembali ke pelukan sang pencipta. Lucunya semesta belum mengizinkannya berpulang, ia malah terbangun di raga gadis asing. Kavya Arunika, nama dari pemilik raga yang di tempatinya. Entah kesialan macam apa yang menimpahnya, pemilik raga yang di tempati adalah tokoh antagonis dalam cerita yang dibuatnya. Tidak pernah sekalipun Arshinta membayangkan jika ia akan masuk ke dalam cerita yang di tulisnya. Ia memasuki tubuh sang antagonis bodoh yang terobsesi untuk memiliki tokoh utama pria. Rasanya terlalu mustahil, sebab sosok Arshinta dan Kavya merupakan kontradiksi yang salalu berlawanan. "Sekeras apapun gue nyoba untuk berbuat baik, gue akan selalu jahat di mata lo. Karena peran gue sebagai antagonis, bukan tokoh utama dalam cerita ini." -Kavya Arunika, IBTA [Dropped] ㅤ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ ㅤ⌗𝐃isclaimer : 𝟣𝟨+, bahasa, fiction, harsh words & broken english, excuse the typo(s), mentioning (blood, violences, some mental issues), kindly give feedbacks by (vote/comment).

More details
WpActionLinkContent Guidelines