Kau Yang terpilih

Kau Yang terpilih

  • WpView
    LECTURAS 33
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 14, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
"Abizar...... "empat tahun aku mengharapkan kamu,untuk bisa bersamaku tapi nyatanya kamu gak bisa buka hati untukku." ucapku sedih "Maaf alifa,aku sudah belajar bisa mencintaimu tapi hatiku lebih memilih fira dan satu hal yang perlu kamu tau ada seseorang yang sangat mengharapkan mu dan ingin menjadikan mu sebagai pendamping hidupya." pernyataan itu membuat ku bertanya-tanya siapakah itu. "Siapa?" tanyaku sambil meneteskan air mata "lihatlah di belakangmu," Akupun menoleh kebelakang dan ternyata.. "Kalau memang berjodoh Allah akan semakin mendekatnya bukan menjauhkannya."
Todos los derechos reservados
#24
muslimahindonesia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • senja di matamu
  • Be Present and Stay
  • True Lies || Fresha
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • Assalamualaikum Cinta
  • sebenci itu??
  • zeandra dan Marsha...
  • Takdir Pilu Azizi
  • Anggap aku
  • natio avrenza family

senja di kala sore itu yang telah mempertemukan kita kembali,setelah sekian lama tak pernah lagi kutatap teduhnya matamu.bayanganmu kembali bertahta di ingatanku,sekian lama ku hempas jauh rasa itu,dan mencoba untuk menghargai dia yang mencintaiku,tapi rasa itu kembali lagi hanya karena sebuah pertemuan yg tak sengaja dan tak pernah kuduga, mengapa? mengapa di saat aku ingin mencintai dia yang mencintaiku kau pertemukan kembali aku dengannya?mengapa rasa yang sudah lama terhempas kini kembali hadir dan menghempas cinta yang mulai tumbuh untuknya hanya dengan satu pertemuan? oh Allah inikah jawaban dari doa yang pernah kulangit kan sebelumnya?,jika benar tolong jaga rasa itu hingga takdirmu yg menentukan... "ayoo,ikuti ceritanya! in shaa allah seru dan menguras emosi"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido