Kisah Searah

Kisah Searah

  • WpView
    Membaca 22
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jun 27, 2020
Ia memandang ke arah luar jendela kafe sambil menyesap minumannya pelan. Hari sudah menunjukkan waktu sorenya, orang-orang berlalu lalang untuk sekedar pulang kerja atau jalan-jalan sore. Memperhatikan ekspresi orang-orang yang sedang berjalan sambil bercakap diluar kafe adalah kesenangan tersendiri untuknya, sejenak ia bisa melupakan kegundahan hati dan pikirannya. Ia merasa lelah dengan semua ini, entah apa sebenarnya yang sedang menggantung dipikirkannya. Ia hanya merasa kecewa dan sengat kecewa, namun pada siapa ia harus kecewa? Langsung baca aja yakk!😇
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#395
islami
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Surga untuk Air Mata
  • [1] Salah Khitbah [TAMAT] ✔️
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • Ikhlas Yang Tak Mudah
  • Lathifa [END]
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • Takdirku Untukmu (END)
  • Menjauh Untuk Menjaga [Revisi]
  • ALKHAIRA

Dari semua penantian panjang yang akan kujalani setelah ini; kamu tidak perlu tahu sekeras apa aku memaksa diriku untuk tidak terlihat olehmu. Dan terima kasih kepada malam yang selalu membawa kantuk, karena hanya ketika tidur aku bisa beristirahat dari mengingat dan menantimu. #sastraintrovert

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan