Lost Of Love [END]

Lost Of Love [END]

  • WpView
    Reads 83,566
  • WpVote
    Votes 4,355
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jan 5, 2022
NOVEL SUDAH TAMAT, BACA LENGKAP DI APLIKASI NOVEL LIFE. "Aku mencintai seorang laki-laki, aku dedikasikan diri untuknya, tapi aku mendapat balasan menyakitkan. Cukup izinkan aku untuk meminta balas dedikasiku mengangkat anak untuk bahagiaku. Ketika kamu bisa mencintai dua wanita sekaligus." "Aku suamimu, tidakkah kamu hargai izinku lebih dulu?" "Keputusan mas untuk mencintai dua wanita sekaligus. Apakah ada izin dariku lebih dulu?" "Aku ingin mengadopsi anak, bukan meminta cerai" _____ Baca karya lainku. - Aku milikmu sayang - Eat me, sir. WARNING!! Cerita ini belum diedit. [CERITA INI DILINDUNGI OLEH UNDANG-UNDANG] BILA ADA YANG MENGCOPY DAN MEMPUBLISHNYA TANPA IJIN ATAU PLAGIAT. AKAN BERURUSAN DENGAN HUKUM!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ISTRI SETELAH CINTA
  • Bukan Salah Karma [Terbit]
  • REGATHAN [END]
  • Dua Tahun Tersulit [END]
  • Pelakor? Yes, I'm!
  • Black Marriage [SELESAI] ✓
  • DANDELION (Aku bukan Orang Ketiga)
  • Baby Making Project (END)
  • Prema Sutram [Completed✔️]

"Kamu harus merencanakan kehamilan segera setelah menikah dan memiliki anak secepat mungkin." Yerin Fadhillah mengangguk tanpa gentar. Dia tahu-cinta tak pernah benar-benar jadi bagian dari kesepakatan ini. Dia menerima syarat itu tanpa ragu. "Kamu yakin bisa menjalaninya?" Suara pria itu dalam, nyaris berbisik, namun menyisakan gema yang menyayat. "Aku akan berusaha. Setiap hari. Sepenuh tenaga." "Ya, aku bisa melakukannya." Yerin berpikir bahwa dengan banyak usaha, seorang anak akan segera hadir diantara mereka. Dia berharap cinta suaminya akan semakin dalam ketika mereka memiliki anak. Dia percaya bahwa tidak akan ada lagi kehidupan yang sepi dan menyesakkan setelah mereka punya anak. Namun, harapan itu hancur lebur setelah dua tahun pernikahan mereka. "Maaf... dengan kondisi seperti ini, peluang untuk bisa hamil sangat kecil." Suara dokter tenang, seakan tak sadar dia baru saja menjatuhkan palu pada harapan terakhir Yerin. Saat itulah dunianya menjadi sunyi dan hening. Tak ada tangis.... Tak ada teriakan.... Hanya suara deru napasnya sendiri yang tidak teratur, tiba-tiba terasa terlalu berat untuk dilanjutkan. ISTRI SETELAH CINTA

More details
WpActionLinkContent Guidelines