Monolog Hujan

Monolog Hujan

  • WpView
    Reads 4,366
  • WpVote
    Votes 178
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 9, 2024
Ungkapan jiwa dikala rintiknya mulai jatuh ke tanah, dan aroma khas nya menyelinap di sela sela penciuman. Yang ku racik dengan segala rasa, bukan hanya rasa tentang hujan saja ( RANDOM)
All Rights Reserved
#593
monolog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihku Ditinggalkan
  • Puisi: Aksara Bercerita
  • Nirguna [End]
  • DikaRanggi
  • Segala Tentangmu ❝
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT
  • Malam Membiru.
  • Bait-Bait Semesta
  • Pagi

High rank #21 (05/7/19) (hanya serpihan kata-kata, entah puisi atau sajak atau apa entahlah) Untuk orang yang kehilangan. Atau yg baru putus, yang masih belom bisa move on dari kenangan apalagi mantan. Bahasa kasarnya sih cuma sekedar kata mellow yang nggak penting dan cuma diutarakan dari perasaan saya saja, bilang lebay boleh kok, saya menerima kritik dari kalian. Cuma mengutarakan kesedihan yang begitu perih walaupun doi tidak mendengar gue kok HAHA. "Kadang Cinta terlalu indah dirasa, Namun kehilangan membuat kita lupa akan keindahan yang pernah dirasa". 98% benar-benar mewakili perasaan dan hidup saya yang sama persis. Hanya tulisan-tulisan yang mengutarakan perasaan hati yang sedang menangis. Hanya seorang perempuan, Yang hobinya mengutarakan perasaan sakit lewat kata-kata dengan cara menulis, Yang tiba-tiba saja menjadi puitis, Disaat hati sedang kacau balau. Kata-kata disini asli buatan saya, murni dari pikiran saya, namun jika ada kesamaan, maafkan saya. Semoga kata-kata ini yang akan mengerti perasaan kalian disaat siapapun tak pernah bisa mengerti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines