Monolog Hujan

Monolog Hujan

  • WpView
    Reads 4,381
  • WpVote
    Votes 178
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 9, 2024
Ungkapan jiwa dikala rintiknya mulai jatuh ke tanah, dan aroma khas nya menyelinap di sela sela penciuman. Yang ku racik dengan segala rasa, bukan hanya rasa tentang hujan saja ( RANDOM)
All Rights Reserved
#498
sastra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kalimat Rasa [FINISH]
  • Pagi
  •  Rasa Tanpa Nama
  • Perihku Ditinggalkan
  • RETAK
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • Rangkaian Kata 2 (Completed)
  • DikaRanggi
  • Puisi: Aksara Bercerita
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT

Di alam semesta yang maha besar ini tahukah kamu Tuhan menciptakan kata bukan tanpa dasar. Karena akan kupastikan kamu tidak akan sedih sendiri, aku disini untuk bersedih bersamamu. Kamu takkan mencinta hanya satu sisi, karena kupastikan melengkapi sisimu. Kamu takkan merindu seorang diri, Dont be a sider ^^ Please dont copy my word ! Hargai karya org lain jika kamu ingin dihargai. Tuhan tak pernah tidur, Tuhan maha adil meskipun terkadang dunia tak pernah berlaku adil. Terima kasih buat yang setia membaca. Enjoy ~~ Highest rank #34 on Poem (16/06/18) Highest rank #5 on Poetry (28/06/19) Highest rank #3 on Poem (14/01/20) Highest rank #4 on Puisi (15/03/20) 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines