My First Love in Putih Abu-abu

My First Love in Putih Abu-abu

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 19, 2020
Aku Ninanda Kirana seseorang yang baru saja ingin merasakan namanya Putih abu-abu yang kata orang adalah masa indahnya sekolah. Ninanda kirana adalah seorang perempuan yang memiliki body gold, Incaran para cogan, Pintar poll dalam Halusinasi nya yang kenyataanya hanyalah seseorang yang biasa saja dengan sikap bodo amatnya dan terlalu santuy itu yang selalu di bandingkan dengan saudari kandungnya sendiri oleh sang bundahara. --------------------- Typo bertebaran dimana-mana Tolong bantuan saran dan dukungannya :)
All Rights Reserved
#527
berubah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmara Putih Abu-abu [ON GOING]
  • "Antusias Bobrok"{on Going}
  • Dari Abby [THE END]
  • NAYVAN [END]
  • Fake Relationship [END]
  • Hi! Jiman [SELESAI]
  • Give Me Love
  • Two Though Choices ✔️
  • 1. Dia, Arsen!!
  • SePaTu || Sebelas IPS Satu ( JenoKarina )

Cerita ringan yang berbalut asmara kisah kasih di masa putih abu-abu. Masa SMA adalah waktu yang penuh dengan perubahan dan penemuan jati diri. Di tengah-tengah kesibukan dan aktivitas sekolah, hambar rasanya jika tidak merasakan masa-masa jatuh cinta. Asmara masa SMA juga seringkali diwarnai dengan drama alay, konflik, labil, dan kesalahpahaman. -------- Rea Belvina Wijaya, kisah percintaannya dengan Alan Enzo Ferdinan menjadi kacau gara-gara kedatangan gadis pindahan dari Bandung bernama Mesa Aurora yang menjadi sasaran Rea untuk cemburu. Alan yang selalu memberikan perhatian lebih dan membela Mesa, membuat Rea menganggap bahwa dirinya sekarang sudah bukan lagi menjadi prioritas Alan lagi. "Apa gue harus jadi cewek lemah lembut, klemer-klemer tak berdaya kayak Mesa biar dapet perhatian lebih dari cowok?" "Nggak perlu, bukannya kalo cinta itu nggak butuh kata 'tapi'?" jawab laki-laki bertubuh jangkung itu, Egar Geffrey Reviano. --------- Start : 02/06/25

More details
WpActionLinkContent Guidelines