Innamorarsi

Innamorarsi

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
"Jadi Nona, apa yang bisa lo bayar untuk penyelamatan ini?" ucap seorang pria seraya bersedekap dan menyandarkan tubuhnya ke dinding. "Ok, lo minta dibayar berapa?" tanya seorang gadis yang berdiri berhadapan dengan sang pria. Ekspresinya terlihat sangat meremehkan. "Gue gak butuh uang lo," jawab pria itu sedikit tak acuh. "Terus?" "Gimana kalau kencan satu hari?" Ekspresi gadis itu berubah. Dengan mata tajam ia menatap pria itu. "Jangan berlebihan," ucap si gadis. Pria itu hanya mengangkat satu alisnya saat mendengar pernyataan tersebut. Namun, tiba-tiba saja sebuah ide terlintas di pikirannya. Ia pun tersenyum tipis membayangkan idenya itu. Pria itu menegakkan badannya. Ia berjalan mendekati si gadis. Pada jarak beberapa langkah ia berhenti. Menatap si gadis lalu berjalan lagi. Namun, berbeda halnya seperti tadi, ia berjalan memutari si gadis. Si gadis yang curiga hanya bisa mengikuti tatapan pria itu. Ia ikut memutar tubuhnya. Setelah 180° memutari tubuh si gadis pria itu berhenti. Pria itu berjalan mendekat. Untuk menghindarinya, si gadis mulai berjalan mundur. Pria itu berhenti, lalu mulai selangkah mendekati si gadis lagi. Seperti magnet, si gadis hanya tertarik pada netra sang pria dan terjebak di dalamnya. Ia seperti terhipnotis dan terus saja mengikuti gerak langkah si pria. "Berlebihan? Ok gue murahin bayarannya, gimana kalau satu ciuman? Setelahnya utang lo gue anggap lunas," bisik pria itu di samping telinga si gadis. Si gadis yang tersadar dari jebakan mata sang pria lantas menatapnya dengan tajam.
All Rights Reserved
#550
asrama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aderaga [ON GOING]
  • Inside You
  • One Sided Gaze Love [Completed]
  • TOXIC Relationship
  • Rumah Tanpa Atap
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • G.H.E.A ✔[END]
  • How to Survive
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • ALSTARAN [END]

[Jangan lupa follow sebelum baca] "Jelek lo."ucap Raga membuat Adera makin kesal. Adera menoleh ke Raga yang sedang memasang wajah tengilnya. Dia memukul dada Raga bertubi tubi. Menangkis hanya itu yang bisa dilakukan Raga. Dia menakap Tangan Adera yang terus saja memukul dadanya. Ditatapnya wajah Adera yang memerah akibat sangat marah kepada Raga. Adera terdiam menyadari posisinya saat ini. Tangan kiri raga menangkis tangannya dan tangan kanan Raga memeluk pinggang Adera membuat tubuh Adera sangat dekat dengan tubuh Raga. "Sakit"kata Raga, lembut. Jantung Adera berdegup kencang. Dia menjadi membeku dipelukan Raga. Dia bahkan tidak bisa mengucap sepatah kata saja karna gugup berdekatan dengan Raga sekarang. Raga menatap Adera dalam. Sesekali dia melirik bibir tipis berwarna merah muda milik Adera lalu dia memiringkan kepalanya, matanya tidak bisa teralih dari bibir menawan Adera. Saat bibirnya dengan bibir Adera hanya tinggal beberapa senti Raga berhenti ia tahu saat ini setan sedang mengodanya sebelum hal itu terjadi, Raga menjauhkan tubuhnya dari tubuh Adera takut ia akan kehilangan kendali. Raga meninggalkan Adera yang masih terdiam membeku disana. 'Raga tadi mau ngapain ya?' batinnya. #Badboy#nakal #kisahcintaremaja #romantis #romance #fiksiremaja #sma #sekolah #Adera #Raga #cinta

More details
WpActionLinkContent Guidelines