Maureen adalah perempuan yang selalu tersenyum meski hatinya sering kali retak tanpa suara. Ia adalah seseorang yang memberi lebih dari yang ia terima, mencintai lebih dari yang seharusnya, dan berharap lebih dari yang berani ia akui. Maureen adalah mereka yang percaya bahwa kebaikan bisa meluluhkan siapa saja-bahkan seseorang sepertiku. Ia tidak pernah benar-benar marah, tapi kekecewaannya terasa seperti senja yang perlahan meredup. Maureen adalah orang yang tetap bertahan meski tahu dirinya sedang dikuras, tetap peduli meski tahu ia sering diabaikan. Ia adalah perempuan yang mencintai dengan seluruh jiwanya, hanya untuk ditinggalkan saat akhirnya ia merasa cukup aman untuk membuka hatinya. Orang-orang sering salah paham tentang Maureen. Mereka mengira ia kuat karena ia tidak pernah menangis di depan mereka. Mereka mengira ia baik-baik saja hanya karena ia masih bisa tertawa di tengah kesakitannya. Tapi yang mereka tidak tahu, Maureen adalah orang yang pulang ke rumah dalam kelelahan, memandangi langit-langit kamarnya, bertanya-tanya apakah ia cukup baik, cukup layak, cukup dicintai. Dan aku adalah seseorang yang pernah berdiri di tengah dunianya, yang pernah ia percaya bisa menjaganya........
More details