Segumpal Darah

Segumpal Darah

  • WpView
    LECTURES 103
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., août 2, 2020
Hati perempuan banyak dikiaskan dengan berbagai kata-kata dan perumpamaan yang mencerminkan bagaimana hati itu menurut sang pujangganya. Hati yang disebut "segumpal darah" dalam surat cinta Sang Pencipta adalah amanah yang sangat besar bagi tiap pemiliknya. Aku tak pernah menyesal akan takdirku, akan cintaku dan kisahnya, namun aku sangat menyesal akan diriku yang tak mampu menjaganya, hingga diriku sangat rapuh dalam penyesalan yang terus membelenggu. Hina dan kotornya diriku di masa lalu, bagai cambuk keras saat orang-orang berkata aku bagai bidadari dengan kelebihan yang kumiliki. Seperti kata pepatah Arab " Perempuan tanpa kelebihan bagaikan bunga tanpa keharuman". Tapi bunga tanpa keharuman lebih baik dari pada perempuan yang tak mampu menjaga hati dan diri, akan nafsunya terhadap dunia. Akankah masih ada harapan untukku kembali? Apakah bunga yang hampir layu akan kembali segar setelah menikmati sentuhan dari kumbang dunia? Ketika nafsu selalu memburu kedudukan di segumpal darah dalam diriku.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Tubby, I Love You! (Selesai)
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Di Persimpangan Hati
  • Tanya Hati
  • MY LAST DECEMBER
  • HAMPA ✔
  • UNREQUITED LOVE
  • Yang Pernah Patah
  • BROKEN HEART [END]

"Jikalau tubuh yang terlihat jauh dari kata sempurna, maka hati yang ku rasa sangat dekat dengan kata luar biasa." -Jodhi Saga Ginanjar Prawira. "Tidak ada yang bisa aku sombongkan, tetapi tidak semua harus aku sesalkan." - Tara Aponi Beatrice * * * Tubuh berukuran gemuk yang menyebabkan Tara terjerembab derita dunia. Gadis itu diperlakukan berbeda oleh sekitarnya seakan dia satu-satunya makhluk dengan kekurangan. Tapi, apakah pantas obesitas disebut sebagai kutukan? Beruntungnya Tuhan masih menganugerahkan sekeping hati yang lembut kepada tubuh melar itu. Dirinya dalam kesabaran tidak pernah menimbun dendam orang-orang yang telah menghinanya. Senyum simpul manis yang menjadi topeng kuatnya didepan umum tidak pernah terlepas, namun hatinya menganga lebar diterjang sakit hati. Tara sempat ragu bisa mendapatkan cinta dalam hidupnya, namun Jodhi yang dunia ragukan indera penglihatannya memberikan seberkas sinar kepercayaan dalam hatinya. Tara sendiri tidak percaya jika Jodhi yang parasnya hampir sempurna dan merupakan idaman gadis ideal diluar sana bersikukuh mengikatnya dengan hubungan sepasang kekasih. Akankah hubungan mereka berjalan menuju kebahagiaan selamanya ataukah goyah ditengah jalan karena godaan? Temani hati mulia Tara menemui arti setia! |||||| || | ||||| | Cerita ini hanya fiktif belaka yang murni imajinasi dari author! Dilarang keras untuk memplagiat!!! Jika terdapat kesamaan beberapa unsur dengan cerita ataupun kehidupan nyata kalian, itu merupakan ketidaksengajaan! Cerita ini bertujuan untuk menghibur dan tidak berniat menjatuhkan atau merugikan pihak manapun. Cover by Juazahra.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu