Segumpal Darah

Segumpal Darah

  • WpView
    LECTURAS 111
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ago 2, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Etiquetasdenganhati
Hati perempuan banyak dikiaskan dengan berbagai kata-kata dan perumpamaan yang mencerminkan bagaimana hati itu menurut sang pujangganya. Hati yang disebut "segumpal darah" dalam surat cinta Sang Pencipta adalah amanah yang sangat besar bagi tiap pemiliknya. Aku tak pernah menyesal akan takdirku, akan cintaku dan kisahnya, namun aku sangat menyesal akan diriku yang tak mampu menjaganya, hingga diriku sangat rapuh dalam penyesalan yang terus membelenggu. Hina dan kotornya diriku di masa lalu, bagai cambuk keras saat orang-orang berkata aku bagai bidadari dengan kelebihan yang kumiliki. Seperti kata pepatah Arab " Perempuan tanpa kelebihan bagaikan bunga tanpa keharuman". Tapi bunga tanpa keharuman lebih baik dari pada perempuan yang tak mampu menjaga hati dan diri, akan nafsunya terhadap dunia. Akankah masih ada harapan untukku kembali? Apakah bunga yang hampir layu akan kembali segar setelah menikmati sentuhan dari kumbang dunia? Ketika nafsu selalu memburu kedudukan di segumpal darah dalam diriku.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • UNREQUITED LOVE
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • LANGGIT
  • Di Persimpangan Hati
  • Yang Pernah Patah
  • Tubby, I Love You! (Selesai)
  • Narasi patah hati
  • BROKEN HEART [END]
  • MANUSIA DAN PATAH HATI
  • Tanya Hati
  • Meneroka Jiwa 2
  • SIYAHAT AL-'ASHIQ [TAHAP REVISI]
  • MY LAST DECEMBER
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • You Are My Dream

Andai engkau tak berani melangkah, andai engkau menyerah tanpa mencoba untuk berjuang, mungkin kau tak akan tahu takdir indah yang sudah menunggu didepan sana. Terkadang kemungkinan-kemungkinan yang diciptakan pikiran, membuat hati yang berani lantas mendermakan kemundurannya. Itu kenapa penyesalan akan datang, setelah kesempatan yang kamu lewatkan begitu saja. Teruslah berdoa, dan jangan lelah melangitkan harapanmu. Walau jalan yang dilalui tak mudah, walau sakit mendera dada. Namun tetaplah percaya, bahwa ada keindahan yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa baiknya untukmu. Kau boleh menangis, bahkan kau boleh memaki, asalkan dirimu merasa lega dan kembali berjuang setelahnya. Berjuanglah dengan diiringi keikhlasan dan rasa syukur yang besar. Karena ketika kamu dihadapkan dengan kegagalan, hatimu, pikiranmu dan dirimu siap untuk menerima segalanya. Menghangatlah dikehidupan yang sedingin kutub utara. Jadilah penyejuk untuk siapapun orang yang kamu temui. Ukirlah kisah dan sabdakanlah kebaikan, hingga beban dan amarahmu hanya berpusat pada daun kering yang terjatuh ke tanah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido