•slowupdate•
Cerita ini ditulis sebelum saya paham bahasa kepenulisan jadi, mohon dimaklumi.
Fahrel giovano cowok yang lebih sering menyimak obrolan daripada ikut mengobrol dengan teman teman sengkleknya.
entah takdir apa yang digariskan
tuhan untuk dia hingga bertemu dengan teman temannya yang mungkin saat pembagian otak mereka tidak datang.
Ardhito maharaja, Ridho bagaskara, Ghani prasetyo.
tiga manusia sengklek yang menjadi satu dan ketika mereka bertemu obrolan sudah tidak akan jelas.
"kenapa kita bisa akrab gini ya?" tanya Raja kepada teman temannya.
"tau"
"bodo ga peduli"
"serah mu"
jawab Ridho,Fahrel dan Ghani bersamaan dengan jawaban yang berbeda.
bagaimana kisah mereka selanjutnya?
tunggu dan baca saja cerita ini<3
jangan lupa vote!