TETANGGAKU BIDADARIKU

TETANGGAKU BIDADARIKU

  • WpView
    Reads 4,819
  • WpVote
    Votes 307
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang pemuda tampan dan kaya raya. Dia tergolong pemuda yang sukses dan memiliki perusahaan besar disalah satu daerah kota jakarta. tapi sayang kehidupannya hanya penuh dengan hura hura. Berpesta menghabur hamburkan uang untuk bersenang senang. Suatu hari seorang gadis cantik itu baru selesai mondok dari salah satu persantren. dan pulang kerumah om dan tantenya. Ya sejak kecil dia sudah diasuh oleh om dan tantenya. Ke2 orang tuanya sudah meninggal karna kecelakaan sejak dia berusia 3 tahun. Gadis malang itu bernama ayu. ayu datang kerumah baru tantenya yang baru beberapa bulan om dan tantenya tempati. Yang ternyata rumah tantenya itu tepat didepan rumah shaheer yang bak istana... #comingsoon
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Cinta Aisyah
  • the best choice
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • ZAWIL
  • TAKDIR UNTUK AUFA
  • Suddenly Becomes Samara In The Novel
  • beatiful in time
  • "Katakanlah"
  • Surat tak berbalas

Takdir seorang gadis cantik yang ingin masuk pesantren tetapi, keluarganya tidak mendukung karna masalah ekonomi, Yah, gadis itu bernama NUR AISYAH AQILAH biasa di panggil AISYAH, umurnya baru menginjak 16 tahun, dia sangat ingin melanjutkan sekolahnya di pesantren tetapi ekonomi keluarganya kurang mendukung Tetapi takdir berkata lain.... ketika dia sedang rekreasi di kota Makassar, dia tidak sengaja melihat seorang perempuan paruh baya yang menyebrangi jalan, dan tidak melihat mobil yang sedang melintas ke arahnyaa..... DANNNN Tinnnnn Tinnnnn "TANTE AWASS" Aisyah berlari dan langsung menarik perempuan tersebut hingga mereka terjatuh di pinggir jalanan "ALLAHUAKBAR" "hampir aja" ucap aisya dalam hati, dan dia pun menghampiri perempuan tersebut "Astagfirullah Astagfirullah Astagfirullah" ucap perempuan paruh baya tersebut beristighfar "Tente nggak apa apa" ucap Aisyah khawatir wanita paruh baya itupun menatap Aisyah dan langsung memeluknya "Terimakasih nak, Terimakasih banyak telah menolong saya" ucapnya "sama sama tente, udah seharusnya sesama manusia harus saling menolong, dan ini juga berkat Allah yang menolong tante, saya cuman melaksanakan perintahnya" ucap Aisyah yang mengusap pundak wanita itu "UMMIII" kedua wanita tersebut menoleh ke arah suara itu...

More details
WpActionLinkContent Guidelines