Note Moon : Kumpulan Surat Cerita

Note Moon : Kumpulan Surat Cerita

  • WpView
    Reads 317
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 8, 2021
Surat-surat yang ditulis oleh Kians tentang makna hidup yang ia temukan selama perjalanan hidupnya. Untuk sesiapapun yang pernah merasa kecewa, sakit, dicampakan, berjuang dalam sunyi, namun ingin bangkit dan tetap bertahan. Kians telah menuliskan sedikit pengalamannya untuk kita semua. Bahwa kita mesti menyadari hakikat dari sifat kehidupan, ketika kita sudah menyadari dan memahaminya, maka kita bisa mengambil pilihan sikap terhadap setiap peristiwa yang kita hadapi. Pernah mendengar kisah Cinta Romeo & Juliet atau Laila & Majnun, walau kisah Cinta mereka kadang begitu rumit dan kerap kali membuat menderita, tapi mereka berdua sangat beruntung, karena masing-masing dari mereka tahu bila mereka saling mencintai. Satu sama lain saling berjuang dan memperjuangkan agar bisa saling bersatu, walaupun diluar terlihat begitu menderita dan penuh kesakitan tapi pada hakikatnya hal itu begitu indah dan membahagiakan. Tapi bagaimana bila Cinta itu hanya kau sendiri yang tahu, hanya kau sendiri yang menggenggamnya, hanya kau sendiri yang berjuang untuk Cintamu itu. Sedangkan yang kau Cintai sama sekali tak pernah tahu akan hal itu, karena kau mencintainya dalam diam, Itulah yang dialami oleh Kians, Rama Kianisvara. Selama bertahun-tahun ia mencintai "Rembulannya" dalam diam. Ia hanya bercerita pada bulan, bintang gemintang dan langit malam, berdiskusi dengan pikirannya sendiri tentang "Rembulan" (sebutan untuk gadis yang ia Cintai dalam diam) yang dimanifestasikan kepada HOPE si buku catatannya dan kadang ia selalu berbagi kisah kepada Ibunya. Apa sajakah yang dilakukan oleh Kians ketika ia menyadari bahwa dirinya berada di Cinta dalam diam, hal-hal apa yang ia alami selama Cinta dalam Diam itu, surat-surat apa saja yang ia tulis, cerita-cerita apa yang ia bagikan pada Ibunya, dapatkah ia memeluk "Rembulan" yang ia Cintai itu. Tragedi, Komedi dan Romantisme apa sajakah yang dialami oleh Kians atau mungkin juga oleh mereka orang-orang yang mengalami Cinta dalam diam.
All Rights Reserved
#53
soul
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You're Here, But Not For Me
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • Mahligai Sunyi
  • Tentang Ki-Ta
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • RUANG KINANTI
  • Cahaya Dirimu

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines