Story cover for Red by aikd03
Red
  • WpView
    Reads 728
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 65
  • WpView
    Reads 728
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 65
Complete, First published Feb 17, 2020
an antology of being RED in love.
And BLEED while you suffering from this painful life.

#191 Poetry (20 Agustus 2020)
#265 Poetry (16 November 2020)
#301 Poetry (13 Agustus 2020)
#328 Poetry (12 Juli 2020)
#367 Poetry (21 Juni 2020)
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Red to your library and receive updates
or
#345prosa
Content Guidelines
You may also like
Aksara Tak Bertuan  by cahayakamila24
25 parts Complete
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
You may also like
Slide 1 of 10
Jejak cover
KIARA [End] cover
Rangkaian Aksara cover
Ruang Diksi [Completed] cover
Biru Milikku ✔ cover
Aksara Tak Bertuan  cover
Me adalah Aku  cover
blanc et noir cover
KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh) cover
Coretan Pemikat cover

Jejak

77 parts Ongoing

Untukku di masa depan, Aku meninggalkan jejak-jejak hidup yang bisa kau lalui kembali ketika 'Masa Depan' nampak kurang menjanjikan. Jika kau letih pada dunia yang selalu membawa perubahan, aku ada disini. Karena aku adalah kamu. Aku bagian darimu. Aku adalah masa lalu itu sendiri. Dan masa lalu tidak dapat berubah. Ya, aku adalah konsistensi yang kau cari saat dirimu muak dengan semua ketidakpastian itu. DSR 2021