Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
WATER OIL || [✔]

WATER OIL || [✔]

  • WpView
    LECTURES 8
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., févr. 17, 2020
WpInfo
Histoires vraies
(SLOW UPDATE) "Coba kita liat seberapa tahan lo ngeladenin sikap gue!" all menantang claretta dengan mata melotot. claretta tersenyum "benci aja terus sama gue, nanti juga lo bakal luluh sampe air liur gue yang udah kering bakal lo jilat!" balas claretta dengan senyum manisnya. PLAKK sebuah tamparan mendarat tepat dipipi claretta hingga membuat bibir claretta berdarah.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • CINTA UNTUK CALISTA
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Trasmigrasi Queenzee
  • PSYCHOPATH HUSBAND -JEONGHARU🐺🦋
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • C R Y   (menangislah) (End)

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu