Kamu Yang Ku Tunggu (COMPLETED)

Kamu Yang Ku Tunggu (COMPLETED)

  • WpView
    Reads 33,941
  • WpVote
    Votes 1,727
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 2, 2020
Sebuah kisah sederhana tentang dua orang yang saling mencintai namun terbingkai dalam persahabatan yang telah lama mereka jalani.. Tentang dua orang sahabat yang sama-sama saling mencintai... Namun tak pernah berani mengucap isi hati.. Perjalanan penuh liku,cobaan dan ujian Sebuah kisah pahit manis cinta dengan perbedaan usia.. Rossa yang teramat mencintai Afgan namun hatinya masih penuh dengan keraguan... Afgan yang teramat mencintai Rossa namun tak pernah beraniv mengungkapkan karena takut jawabanya tidak Namun bagaimana cara keduanya menyikapi seluruh cobaan?? menyikapi banyaknya kesalah fahaman??.. Sanggupkah Rossa bertahan dengan banyaknya cacian? Mampukah Afgan meyakinkan Hati sang pujaan?? Atau ada yang harus mengalah?? Selamat membaca fanfiction pertama aku AFROSS LOVERS
All Rights Reserved
#12
afgan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Coffee Of My Life
  • Bara [REVISI]
  • Bucin Sejak Dini
  • Alice
  • ARKANJESICA (END)
  • ARVELO (Want You With Me)✔
  • Stay With Me
  • You Are Mine [COMPLETED #Story_01]
  • ALGARA [TERBIT]
  • My Heart

Sebuah kisah cinta, kisah persahabatan dan kisah keluarga. Kisah yang menceritakan pahitnya kehidupan saat menjadi dirinya. Dia gadis bodoh yang semakin hari terdesak keadaan. Menjerit meminta tolong pada angin yang tak menghiraukannya. Apa mungkin kalian percaya pada keajaiban sebuah kesetiaan dalam penantian panjang? Ibunya mungkin suatu saat akan meninggalkannya dan pria itu mungkin bukan cinta sejatinya, tapi di sudut ruang dalam setitik cahaya yang menjadi satu-satunya harapan, ia mencoba mengukir akhir kisah yang manis. -- Sakit. Rasanya sakit sekali. Aku seperti menggores tubuhku dengan pisau yang kugenggam sendiri. Namun sebelumnya tanpa kusadari, aku terlebih dulu menikamnya. Lalu, bagaimana cara menolongnya sementara tangankupun tak sanggup lagi bergerak? Apa permintaan maaf masih bisa ditoleransi? -COMPLETED-

More details
WpActionLinkContent Guidelines