56 capítulos Concluída Aileen menatap hujan tanpa ekspresi. Bagaimana bisa kehidupannya di SMA begitu menyedihkan? Teman-teman di sekolah menyalahkannya. Ucapan mereka selalu terngiang di dalam pikirannya. Berusaha untuk melupakan nyatanya sulit. Dirinya juga lelah karena berpura-pura tegar di hadapan semua orang dan masih tersenyum manis layaknya tak memiliki masalah apa pun.
Gadis itu menunggu Axel untuk menjemputnya, namun pemuda itu tak kunjung datang sebab hujan masih turun dengan derasnya. Aileen hanya ingin cepat pulang daripada menunggu hujan reda dengan pikiran yang tertuju pada sekolahnya.
Orang-orang yang berteduh di sana kemudian meninggalkan rumah toko itu. Hujan sudah mulai reda. Lambat laun hanya dirinya dan seorang laki-laki berseragam putih abu-abu yang tampak gelisah.
'Bocah itu kenapa lama banget, sih, beli minumnya?' ucap Liam si pemuda SMA itu dalam hati.
"Mas, cepat, dong! Hujannya udah reda, nih," ujar Aileen sedikit sewot ketika sedang menempelkan ponselnya di telinga.
Tiba-tiba kedua sudut bibirnya terangkat. Liam yang tidak sengaja melihat gadis itu terpaku.
'Senyumnya cantik.'
Dan takdir mempertemukan mereka kembali, membuat Aileen maupun Liam dilanda kebimbangan lantaran tidak tahu apakah harus senang atau malah membenci pertemuan mereka.
Start: 3 Juli 2020
Finish: 15 Agustus 2020
#7 in Aileen [04/07/2020]
#21 in Liam [04/07/2020]
#19 in highschoolseries [19/07/2020]
#12 in selflove [03/08/2020]
#70 in citacita [28/07/2020]
#80 in loveyourself [03/08/2020]
#214 in teenager [31/07/2020]
#193 in mimpi [06/08/2020]
#628 in persahabatan [07/07/2020]