GAME OVER : doesn't end

GAME OVER : doesn't end

  • WpView
    Reads 761
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 19, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Langga, seorang remaja yang selalu menutupi mata kirinya akibat sebuah kesalahan kecil yang harus ia tanggung sampai detik ini. Bayangan gelap selalu menghantui Langga, kehidupannya sudah seperti boneka. Apapun yang dikatakan oleh kakeknya harus segera ia turuti. Dalam sebuah permainan terdapat beberapa peran, hadirnya Sena semakin membuat permainan yang telah di mulai oleh Langga semakin sempurna. Saat permainannya menuju kemenangan, ada sebuah kebenaran yang membuat Langga berhenti melangkah sejenak. Haruskah ia melanjutkan langkahnya menuju pengkhianatan atau menyerah begitu saja bersamaan dengan rasa keputusasaan. [][][][][][][] "Soal tadi, gue minta maaf. Lo gak bakal jadi bahan taruhan, percaya sama gue." "Kenapa?" Sena sangat bingung pada cowok itu. Seakan-akan Langga sudah mengenalnya sejak lama. "Karna lo milik gue."
All Rights Reserved
#903
boy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFIKA [ END✔ ]
  • About SAMANTHA
  • Sejenak Luka
  • Aksara Lingga
  • KIARILHAM【END】
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Diary Cinta ELVAZA
  • Let Me Love You Longer

Cantik, pemberani, labil dan memiliki anger issues. Seperti itulah Afika di mata orang-orang. Suara hentaman, pukulan serta erangan sudah tak asing lagi di telinganya. Semenjak ia kenal dengan seorang pria bernama Sean, entah kenapa tiba-tiba saja Afika dihadapkan dengan banyaknya masalah. Namun di sisi lain, masih ada sosok Afkar yang dikenal sebagai cowok dengan penuh rasa sabar, ia terus berada di samping Afika baik dalam keadaan suka maupun duka. Ah, kalau bukan karena berhutang budi, Afkar juga enggan berurusan dengan gadis itu. "From now and on, your being my girlfriend, ok? Gue nggak terima penolakan, titik." "Lo itu lebih dari apapun di hidup gue, Fik. Jadi gak usah aneh-aneh deh, atau gue bakalan cepuin hal ini ke Bokap lo?" "Stress, pokoknya gue stress kenal lo semua! Gue muak!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines