GAME OVER : doesn't end

GAME OVER : doesn't end

  • WpView
    Reads 761
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 19, 2021
Langga, seorang remaja yang selalu menutupi mata kirinya akibat sebuah kesalahan kecil yang harus ia tanggung sampai detik ini. Bayangan gelap selalu menghantui Langga, kehidupannya sudah seperti boneka. Apapun yang dikatakan oleh kakeknya harus segera ia turuti. Dalam sebuah permainan terdapat beberapa peran, hadirnya Sena semakin membuat permainan yang telah di mulai oleh Langga semakin sempurna. Saat permainannya menuju kemenangan, ada sebuah kebenaran yang membuat Langga berhenti melangkah sejenak. Haruskah ia melanjutkan langkahnya menuju pengkhianatan atau menyerah begitu saja bersamaan dengan rasa keputusasaan. [][][][][][][] "Soal tadi, gue minta maaf. Lo gak bakal jadi bahan taruhan, percaya sama gue." "Kenapa?" Sena sangat bingung pada cowok itu. Seakan-akan Langga sudah mengenalnya sejak lama. "Karna lo milik gue."
All Rights Reserved
#623
girl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • ALASKALETTA
  • GEMA (On GOING)
  • About SAMANTHA
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • Wait a Little Longer [Complete]
  • Sejenak Luka
  • GREENSTA [END]
  • Dek Istri 21+

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines