Kotu Kenek

Kotu Kenek

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 21, 2020
Bersyukur kepada Allah SWt. Salawat dan salam buat nabi penerang zaman, Muhammad SAW. Terima kasih pada orang tua kita. Berkah hidup karena dituntun. Segala berkah tergiang oleh ingatan. Ada ingatan, ada kesempatan, ada kemauan, ada pengetahuan, maka ditulislah buku 'Kotu Kenek' ini. Sebernas Alur, semuanya bercerita tentang masa kecil penulis yang tidak mungkin dijumpai anak-anak zaman sekarang. Zaman berubah, musim pun berganti. Ada yang hilang, pergi, yang lainpun datang mengantikan. Selamat membaca. Semoga ada hikmah yang bisa sama-sama kita petik di petualangan masa lalu, semua kejadian, dan tempat mungkin lekang oleh waktu dan panas, dibabat serakahnya pemodal, namun tidak dalam ingatan. Wassalam Penulis
All Rights Reserved
#66
beliung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • " The First Impression Of Seeing You"🌻
  • Livends Journey
  • The Golden Age
  • Perjodohan (Zeesha)
  • Kepingan Kisah dalam Sejarah
  • Al-Syakieb (SELESAI)
  • Goresan Tinta Di Ujung Cerita

Eitts. Ntar dulu, "Jangan lupa (⭐) vote, ya.😁"‼️ Semoga anda tidak❌ menjadi pembaca gelap. Hanya membaca dan menikmati cerita, tanpa meninggalkan vote⭐ WARNING‼️ "Baperan" "Kesan pertama, timbul saat pandangan pertama". Ketika pertemuan pertama dari dua orang yang berbeda. Pun, dengan rasa yang tidak sama. Awalnya Latif yang menaruh rasa Pada Fifa, namun Fifa tidak menaruh rasa apa-apa. Lalu, waktu mengantarkan mereka pada perjalanan rasa yang sama. Sama-sama ingin mengenal lebih jauh. Tapi na'as, kisah mereka kandas di tengah jalan. Ketika seseorang di masa lalu datang. Yuk! Simak ceritanya. "Waktu punya banyak cara untuk mempertemukan dua orang yang belum saling melupakan." ~Rafifa Anastasya Mailani #No Plagiat❌ Imam Ibnu Hajar al-Haitamy dalam Al-Fatawi al-Haditsiyah halaman 163 menyebutkan, "Mungkin menghasilkan kitab-kitab dengan membeli jika tidak mungkin dengan menyewa atau meminjam. Dan, hendaknya tidak melakukan penyalinan kecuali dengan izin pemiliknya atau tidak mungkin dihasilkan tanpa penyalinan kembali."

More details
WpActionLinkContent Guidelines