(Un)Covered

(Un)Covered

  • WpView
    Reads 600
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadComplete Sun, Aug 7, 2022
"Lu itu kayak Jepang tau nggak, sih? Dateng disambut seneng karena dianggap pembebas dari penjajah Belanda tapi nyatanya Jepang juga ngejajah. Nah kalo lu itu dateng ke idup gue, ngelepasin gue dari seseorang dan masalah gue. Tapi akhirnya gue malah nggak bisa lepas dari lu dan malah muncul masalah baru." Eyra adalah seorang siswi kelas sebelas SMA yang menjalani hari-hari yang membosankan seperti biasa. Ia lelah dengan kisah cintanya yang stuck di sahabatnya sejak SMP. Hingga akhirnya pria dari jurusan sebelah datang ke kehidupan dan melepaskan ia dari penderitaan stuck kepada teman SMPnya tersebut. Namun sialnya, ia malah tak bisa lepas dari orang itu, Albian... Pria itu melepaskan penderitaannya namun membuat penderitaan dan masalah baru bagi Eyra...
All Rights Reserved
#132
orangketiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rieril
  • Antara Aku, Kau dan Dia  {TERBIT}
  • RAISEN
  • Bad Girl Vs Ketua Kelas [SUDAH TERBIT]
  • Highschool Love
  • Friendship -Completed-
  • LIMERENCE // ✔
  • Different Page [Complete]
  • Gula - Gula
Rieril

Menyadari keberadaan Eril, Eyra buru-buru mengusap wajahnya. Eyra kembali menoleh, kini dengan senyum manisnya seakan tidak terjadi apa-apa. "Ngapain?" Tanya Eril yang dijawab gelengan ringan dari Eyra. Eril ikut duduk di samping Eyra "ketahuan banget." Ujarnya lalu menarik Eyra ke dekapannya. "Eril Apa-apaan sih?" Kesal Eyra berusaha melepaskan diri. Bukannya melepaskan, Eril malah semakin mengeratkan pelukannya. "Udah, nangis aja gak ada yang liat juga." Mendengar itu Eyra berdecak "ngapain sih, dateng-dateng malah nyuruh nangis" katanya, kali ini sudah tidak ada penolakan di dalam dekapan Eril. "Gue gak tau masalah lo apa, tapi gue bisa ngerti lo ada masalah" ujarnya menepuk-nepuk bahu Eyra. "Gak usah ngejawab!" Tanpa diminta lagi, tangis Eyra pecah. Eyra menangis bersandar di dada Eril. Gak usah ngira ngira, kisahnya gak semenyedihkan itu kok. Penasaran kelanjutannya? Yok! Ikuti kisah satu ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines