Arah Pulang

Arah Pulang

  • WpView
    Reads 528
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Setelah mengakhiri hubungannya dengan Rizal yang sudah berlangsung beberapa tahun bahkan sudah merencanakan masa depan, Reina memilih untuk menutup pintu hatinya ke setiap orang yang datang ke dalam hidupnya. Bahkan Murteza yang berhasil mengguncangkan hatinya pun berhasil membuatnya berpikir bahwa mencintai yang tulus adalah pekerjaan yang sulit karena ternyata lelaki tersebut sudah berhasil mengecewakan hatinya juga. Reina memilih menjalani hidupnya seperti biasanya, menerima banyak cinta dari orang-orang yang bener-bener menyayanginya seperti orangtuanya dan sahabatnya. Ia belum siap kembali berjuang atas nama cinta. Ia ingin istirahat dari semua kemungkinan yang menyebabkan luka. Namun ia tak pernah tahu hari esok, ia tidak pernah tahu bahwa bisa saja di suatu hari nanti ia akan memilih salah satu lelaki baik yang mendekatinya. Tapi entah kapan.
All Rights Reserved
#24
arahpulang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENAPA BUKAN KAMU YANG AKU TEMUI LEBIH DULU?
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • "Bromo Jatuh Cinta"
  • semua punya luka
  • Pak Dokter & Buk Tani
  • Perayaan mati rasa
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • CINA-CINTAKU (SELESAI)
  • Rain And Tears [Proses Revisi]

Alya Rahma selalu percaya bahwa cinta tumbuh dari kenyamanan dan kesetiaan. Bersama Damar, tunangannya yang juga sahabat masa kecil, ia menjalani hidup yang tenang dan stabil. Namun, keyakinannya mulai goyah saat ia bertemu Revan Ardianta, seorang fotografer keliling yang datang ke kota kecil mereka untuk pameran seni. Revan, dengan pandangan hidup yang bebas dan penuh kekacauan, menyentuh jiwa Alya yang selama ini terasa kosong. Meskipun Alya sudah bertunangan dengan Damar, perasaan mereka semakin dalam saat sering berbagi cerita tentang hidup dan kehilangan. Dalam kebingungannya, Alya terjebak antara cinta yang tumbuh perlahan bersama Damar dan perasaan yang tiba-tiba membuncah dengan Revan. Namun, ia sadar bahwa hidup tidak sesederhana itu; mencintai seseorang tidak selalu berarti memilikinya. Akhirnya, Alya memilih untuk tidak merusak apa yang telah dibangun bersama Damar, meskipun ia tahu Revan telah mengubah dirinya selamanya. Beberapa tahun kemudian, Alya dan Damar menikah, sementara Revan kembali berkelana. Meskipun mereka tidak saling mencari lagi, ada satu nama yang selalu dikenang di hati mereka, sebagai bagian dari perjalanan hidup yang tak terlupakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines