Mentari Senja Untuk Bara

Mentari Senja Untuk Bara

  • WpView
    Reads 1,943
  • WpVote
    Votes 579
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 22, 2021
Bagaimana rasanya ditinggal kan oleh kedua orang tua tanpa alasan? Lalu dengan mudahnya tuhan mengambil seseorang yang penuh kasih sayang Bara Bramasta lelaki kuat yang memimpin sebuah geng elang, dengan mudahnya semesta mengambil sumber kebahagiaannya Mampukah Bara bangkit dan mendapatkan sedikit keyakinan untuk tetap baik-baik saja? Tunggulah mentari datang di pagi hari atau senja datang di sore hari pasti aku akan membuatmu tetap baik-baik saja -dari aku mentari senja- 20-02-2020 #1 perduli 27-03-2020
All Rights Reserved
#669
senja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Sebuah Penantian {ENDING}
  • (COMPLETED)
  • ANGKASA
  • My Choice Is My Life ( Complete )
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • sebait kenangan
  • Sendy & Sindy ( On Going )
  • You Are Different In My Eyes
  • Senja Kaylara [ END ]

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines