Story cover for Sabar Hati! by Lalisawriter_
Sabar Hati!
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Feb 19, 2020
Aku, si gadis kaku nan bodoh yang selalu menerima kedatanganmu dengan tulus untuk ke sekian kalinya. Pada akhirnya kau kembali pergi saat kekosonganmu sudah berakhir. Kau hanya datang menggoreskan luka. Aku diam. Aku tetap mencintaimu tanpa melihat rasa sakit yg kau ciptakan. 

Aku selalu menunggu kedatanganmu. Walaupun kadang kau tak ingat bahwa aku ini ada. Aku tak pernah mengeluh padamu, karena aku mengerti bahwa mungkin kau punya kesibukan lain. Jika sekali saja Tuhan membuatmu merasakan apa yang aku rasa, apakah kamu akan sanggup? Rasanya sakit. Kau mungkin akan langsung mengeluh saat merasakannya. 

Kau datang membawa banyak harapan tapi meninggalkan banyak goresan luka. Jika memang cintamu tak hanya untukku, cobalah untuk mengerti. Pergilh jika ingin pergi, tapi jangan pergi saat kau masih menyisahkan tanya yang belum terjawab. Jangan membuatku tertahan dengan rasa yang tidak pasti ini.
All Rights Reserved
Sign up to add Sabar Hati! to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Teruntuk Luka [Completed] by Andrianiii24_
30 parts Complete
[PLAGIAT DILARANG MENDEKAT!] Teruntuk dua orang yang telah hadir di bulan ke dua dan dalam dua tahun ku. Teruntuk para penebar luka, yang pernah singgah didalam hatiku. Teruntuk kalian, yang pernah memberi kebahagiaan kepadaku walau hanya sekejap. Kalian telah hadir memberikan harapan dan kalian juga yang telah menebar luka di hati ini. Sungguh, ketika aku hendak mengingat cerita lama, luka yang di dalam hati ini kembali lagi terluka dengan menyakitkan. Teruntuk kalian yang telah memberikan luka, aku berterimakasih kepada kebahagiaan dan luka yang telah kalian berikan kepada ku. Dengan luka ini, aku dapat belajar bahwa dengan berharap kepada manusia akan menimbulkan kekecewaan dan dengan luka ini juga aku dapat bisa menjadi wanita yang tegar, tegar dalam menghadapi semuanya. -Aqilla Khaleesi- Ini bukan kisah tentang bad boy bertemu dengan bad girl dan ini juga bukan cerita tentang bad boy bertemu dengan good girl. Ini cerita berisi tentang kisah cinta Aqilla Khaleesi. Kalau di kebanyakan cerita, seseorang akan menikmati masa-masa indahnya di SMA, terutama pasal cinta. Masa-masa indah yang akan dikenang seumur hidup. Tetapi tidak dengan Aqilla. Justru masa-masa SMA nya sudah dipenuhi dengan luka. Ya walaupun pada saat berada di SMA banyak hal manis yang dilakukan seseorang untuknya, tetapi karena itulah dia juga mengalami kecewa. Bagaimana kalau yang memberikan luka untuknya ada dua orang yang sangat dicintainya? Itu pasti sangat menyakitkan untuk Aqilla. Cerita ini tidak melulu tentang cinta, tapi cerita ini juga tentang persahabatan dan keluarga. Didalam cerita ini banyak pelajaran untuk kita semua. Bagaimana kisah cinta Aqilla selanjutnya? Apakah luka itu akan sembuh atau malah semakin parah? Ayo ikuti kelanjutan kisahnya, dan jangan lupa masukkan ceritanya di perpustakaan kalian^_^ Note : Telah di revisi. Tapi, jika kalian menemukan typo, tolong beritahu author ya:)
You may also like
Slide 1 of 9
Perihal Waktu  cover
Sinful (Tamat) cover
True Love? cover
Diary Zofanya cover
Some Kind of Love [DISCONTINUED] cover
As Time Allows cover
[Bukan] Cinta Pertama cover
You Are Mine [Terbit] cover
Teruntuk Luka [Completed] cover

Perihal Waktu

15 parts Ongoing

Perihal hari itu, anggap waktu hanya bercanda. Waktu akan berjalan seenaknya tanpa dia tahu setiap seret yang dia tinggalkan selalu menggoreskan luka yang tidak semudah itu untuk disembuhkan. Ditengah hiruk pikuk kota yang tak pernah berhenti, Jeremy merasakan kekosongan dalam dirinya yang tak bisa terucap. Kehidupannya yang biasa biasa saja tiba tiba dihadapkan pada kehilangan yang menghancurkan. Dalam usahanya untuk menyembunyikan rasa sakit, Jeremy menemukan dirinya terjebak dalam labirin emosi yang gelap. Namun ketika cahaya harapan muncul dari sudut yang tak terduga, Jeremy harus memutuskan antara terus meratapi masa lalunya atau memberanikan diri membangun kembali kehidupannya yang hancur.