Bidadari Syurga[TAHAP REVISI]

Bidadari Syurga[TAHAP REVISI]

  • WpView
    Reads 3,192
  • WpVote
    Votes 336
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 19, 2021
Follow dulu dong biar cees^^ Dua insan yang serasi Saling mencinta Namun mereka Tidak Bisa bersatu karna Nasab Yang berbeda. Aqilah seorang Syarifah keturunan Kanjeung Rasulullah namun ayyid Hanya seorang ahwal? Ayyid tak ingin di yaumil qiyamah di benci bunda Fatimah azzahra Jika dia Menikah dengan Aqilah Ayyid akan Mengotori darah Keturunan Rasulullah.. namun mengapa Mereka Bisa menyatu? Dan akankah ada kebahagiaan saat mereka telah bersatu? Seperti apakah bidadari syurga di cerita ini?? Simak kisahnya di cerita bidadari syurga
All Rights Reserved
#123
arab
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Abdurrahman X Atika Zaman Now
  • Berjodoh Dengan Ustadz Tampan
  • Benthala Gharam
  • Laa Tahzan
  • Gus Rizal My Husband [HIATUS]
  • Pria As-Syams(END)✅
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • KEKASIH ALLAH
  • OPACRAPHILE [End]

[Selesai] Ini bukan cerita cinta dalam diamnya Ali dan Fatimah, bukan pula cerita tentang Khadijah atau Aisyah dengan Rosulullah saw. Tapi ini cerita tentang kakak dari Aisyah yaitu Abdurrahman dengan istrinya, Atika. Ini bukan cerita masa lalu atau cerita zaman dulu, tapi cerita ini mengadaptasi DARI cerita zaman dulu pada posisi zaman now. ***** "Sungguh lucu ya Mas, aku selalu menceritakan kisah mengenai Abdurrahman dan Atika dizaman Rasulullah saw. Bahkan aku menyukainya karena tokoh wanitanya sama seperti namaku, tapi sekarang kita ada posisi yang sama" Atika. "Bismillah Atika kita bisa kembali bersama sama seperti Abdurrahman dan Atika di zaman Rasulullah saw, maka kitapun harus kuat. Percayalah Atika, aku akan menjemputmu untuk hidup bersama kembali maka kita harus menjadi Abdurrahman dan Atika Zaman Now yang saling mencintai karna Allah swt" Abdurrahman.

More details
WpActionLinkContent Guidelines