typical love

typical love

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Membenci diri sendiri karena menyalahkan diri sendiri, tidak akan membuatmu lebih baik. Kepergian adalah rahasia tuhan, yang tidak bias diketahui oleh hamba-Nya. Ketika kamu menyalahkan diri sendiri karena kepergian orang yang kau cintai, itu semua tidak akan berguna bila kau masih terusik dengan itu. Diibaratkan seperti kejadian hujan, hujan turun begitu derasnya sama seperti masalah yang menimpamu begitu banyaknya, namun kamu hanya tanah yang berada dibawah yang dikendalikan emosi, egois dan apapun itu. Kamu selalu lemah ketika mendapat beban itu kamu lemah karena hujan, kamu lemah karena masalah. Banyak orang yang mengerti menjadi kamu itu menyulitkan, namun belajar lah dari pohon, dia selalu kuat akan apapun yang terjadi. Anggap saja beban yang ada hanyalah alunan music yang naik turun di tangga nada. -Tyipical love- ⸙⸙⸙ Itulah yang dirasakan Arkan, yang tebelenggu dengan kejadian masa lalu yang merengkuh kepergian seseorang yang membuatnya berubah seketika. Semua orang berusaha membuat Arkan menjadi Arkan yang dulu lagi. Keanehan yang menjanggal dan yang tak pernah dilakukan oleh Arkan kini membuat Arkan seperti tidak ada kehidupan. Semua orang sudah meyakinkan Arkan, tapi Arkan tetap saja menyalahkan diri sendiri. Setelah sekian lama, datang seorang perempuan yang membuat Arkan berubah. Sedikit demi sedikit Arkan berubah menjadai Arkan yang dulu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • dimana janji tersebut
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Nayara [ TERBIT ]
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • JAM 3 SORE
  • Erlangga

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines