Quiescent!✔

Quiescent!✔

  • WpView
    Reads 1,799
  • WpVote
    Votes 173
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 18, 2020
"Let's play the game, Arfan Raharja Putra" Kukira kalimatnya hari itu di depan kelas hanyalah omong kosong. Dia perempuan, sedangkan aku laki-laki. Seharusnya aku menjauh, lari, tapi bodohnya aku justru terjebak dengannya! Sekarang aku hanya bisa bertanya dalam sunyi tanpa jawaban... "Dimana jalan keluarnya?" *************** siapkan hati kalian. Karna cerita ini tidak selalu bahagia Start : 11 mei 2020 End : 20 juli 2020
All Rights Reserved
#25
plan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unfriend • Completed
  • SECRET [END]✔︎
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]
  • Cold Boyfriend [Ending]
  • Evando&Seraphine [END]
  • SERENDIPITY : a Fact
  • Street To Let (COMPLETED ✅)
  • GALANG [SELESAI]
  • K1N9 NINETEEN  [SELESAI]
  • TROUBLE MAKER (OPEN PO)

(Teenagers • Fiction • Romance) Lagi-lagi Arvon melepaskan cekalan Al dari tangannya. "Gua sekarang udah punya pacar, artinya, lo udah gak boleh nyentuh gua sembarangan, pacar gua marah lagi kalau sampai ngeliat." Al bersumpah bahwa Arvon seakan menekan 'pacar gua' di kalimatnya itu. Apa Arvon berusaha membangun dinding diantaranya sekarang? Karena sudah punya pacar? Al mengangguk mengangkat kedua tangannya tanpa menghilangkan senyum nya itu. "Oke, sori-sori. Mulai sekarang gua gak bakal pegang lo sembarangan lagi. Tapi gak pa-pa kan kalau gua neraktir lo?" Arvon tersenyum sinis. "Gua udah punya pacar. Sekarang waktu pulang sekolah, harusnya gua jalan sama pacar gua kan alih-alih jalan bareng lo?" Copyright © 2021 by Lavi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines