Serangga Kepona (Rangga POV)

Serangga Kepona (Rangga POV)

  • WpView
    Reads 412
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 13, 2020
Rangga, bukan bagian dari Sunda Empire. Anti ribet. Ditinggal nikah waktu lagi bucin-bucinnya. Hidup segan, mati belum mau ... persis serangga. Pemalas ganteng yang enggak percaya harapan, apalagi cinta. Abby, si virus kepona yang keponya sampai ke ujung dunia. Serba ribet, tukang es campur-eh, maksudnya, tukang ikut campur. Cewek polos yang bego-bego unyu. Prinsipnya hidup untuk orang lain, padahal skripsi sendiri pun belum diurus. Apa jadinya kalau virus kepona menginvansi serangga?
All Rights Reserved
#219
thewwg
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  •  Rangga
  • Oneng & O'on
  • Meets the Poetry; RAINJANI.
  • Persahabatan Kita
  • Pelangi Untuk Lidya (Completed✔️)
  • Dampatigaḷu [Pre Order]
  • Sakinah [Sudah Diterbitkan]
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]

{SUDAH TERBIT} LINK EBOOK TERSEDIA DI BIO Bagaimana jadinya jika Seorang Bad Girl yang Notabenenya adalah Mantan Panglima perang Geng motor terbesar di kota Amethyst, tiba-tiba dijodohkan dengan Seorang Perwira Polisi? Apakah itu akan menjadi musibah atau justru anugerah? "Laporan wajib setiap hari!" "Turuti kata kata Saya. Ini perintah!" "I Hate you, Ndan!" Seorang pria dengan 1001 aturan dan Seorang gadis yang tak bisa dikekang, bersatu dalam satu ikatan pernikahan. Hidup satu atap dan berdampingan. "Sudah diselesaikan tugasnya?" "Siap, sudah!" "Sudah makan?" "Siap, sudah!" "Sudah diminum obatnya?" "Siap, sudah, Komandan!" "Sudah cinta sama Saya?" "Siap, sud- Aah ... Komandan mah!!" Ata tersenyum lembut menatap teduh wajah cantik istrinya. "Lapor pada Saya, ya? Kalau kamu sudah mencintai Saya." "Siap, Komandan!" Filosofi batu yang bisa melebur karena tetesan air itu bukan mitos. Itu nyata, berdasarkan penelitian serta pembuktian. Sebagaimana batu yang keras, bisa dilebur oleh tetes air yang sejuk. Begitupula kerasnya hati yang terbuat dari segumpal darah, bisa melebur karena siraman cinta yang begitu tulus dan ikhlas oleh percikan arus pawarna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines