Angkasa Kata

Angkasa Kata

  • WpView
    Reads 530
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 26, 2020
Setinggi angkasa kata mengudara. Seluas angkasa kata berkelana. Di setiap cerita dalam hidupmu, ada banyak kata yang dapat di rangkai sebagai penguat asa. Hidupmu mungkin penuh liku. Tak apa, kita sama. Aku pun juga begitu. Mari saling melengkapi dengan kata, kemudian sampaikan mimpi dan harapanmu, biarkan angkasa yang mengantarkannya dan terbentuklah jiwamu yang lebih baik dari sebelumnya
All Rights Reserved
#4
motive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Okay, Kamu Normal !
  • Mengenal Diri, Mencari Tujuan
  • Letters for Self
  • Aku (hampir) Menyerah ✔️ | END
  • Suara Asa: Nolisa
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • SEANDAINYA SEMUA ORANG PERGI MENINGGALKANMU [LENGKAP] ✔
  • SAJAK MENGAJAK TERBAHAK BAHAK
  • Bertahan Sedikit Lagi✓
  • Quotes

Banyak orang datang dan pergi tanpa alasan, sekalinya ada hanya seperti bayangan. Memang dalam menjalani proses kehidupan terkadang terasa berat dan melelahkan. Jadi tetap semangat ya untuk menggapai kebahagian. Sering kali suara ini dibungkam, segala usaha tidak dihargai dan telinga merasakan sakit karena suara-suara yang cukup berisik. Lalu esokan harinya semua dibanding-bandingkan seolah apapun yang dijalani salah sehingga terpaksa wajah ini memakai topeng kepalsuan lalu bergerak seperti wayang. Apakah harus diam melihat keasingan antara jiwa dan raga ini ? Apakah salah jika menjadi diri sendiri ? "Tuhan, kapan kebahagian datang kepadaku? Mereka sudah lari jauh didepan sedangkan diri ini masih pada tempatnya". Memang tanpa harapan hidup terasa hampa sedangkan kesabaran dan bersyukur merupakan salah satu kunci dalam kehidupan. Bukankah hanya Maha penciptalah yang bisa membantumu. Jadi apakah semua ini normal? Apakah hanya diriku saja yang merasakannya? Lalu bagaimana aku harus bertahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines