Never Again

Never Again

  • WpView
    Reads 4,543
  • WpVote
    Votes 328
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jan 12, 2022
"Ini cerita tentang gue yang jadi secret admirer senior gue yang udah jadi pacar orang." - Fernando, 2018. Begitu judul yang gue tulis di twitter ketika gue dengan sengaja menuliskan cerita ini. Cerita ini awalnya dibuat karena gue mau mengenang kisah cinta gue ketika gue jadi secret admirer dari seorang senior jurusan gue sendiri yang saat itu udah punya pacar. Kemudian tanpa disangka cerita gue mendapatkan respon yang cukup banyak. Maka dari itu, gue berencana untuk menuliskan kembali cerita gue di sini dengan lebih rapih. PS: Gue sengaja merahasiakan identitas orang-orang yang ada di cerita gue dengan alasan keamanan privacy. Gue sangat berterima kasih jika pembaca dengan bijaksana tidak menanyakan, mencari tahu, atau bahkan menyebarkan (jika tahu) mengenai informasi pribadi gue dan orang-orang yang ada di cerita gue. Akhir kata, selamat membaca, ya! Read it on your own risks.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zakia & Sang Abdi Negara
  • The Special Class
  • With You (Completed)
  • π…πšπ€πž π‘πžπ₯𝐚𝐭𝐒𝐨𝐧𝐬𝐑𝐒𝐩 (π‚πŽπŒππ‹π„π“π„πƒ)
  • Secret Admirer (Tamat)
  • ON SIGHT (Completed)
  • Rasa dan Harapan
  • Under My Sky
  • M E M O R Y  (On Going)

Sebelum baca jangan lupa follow IG penulis nya ya @zakia_tjg terimakasih. Riski adalah laki-laki yang dingin waktu SMP, bahkan sifat dingin itu masih melekat pada wajahnya sampai saat ini. menggambarkan wataknya yang cocok menjadi seorang tentara. Rahangnya tegas seperti sifatnya siapa pun wanita akan terpikat melihat wajahnya. Riski adalah pahatan sempurna yang diciptkan oleh Allah SWT. laki-laki yang dengan sengaja selalu sholat di mesjid yang sama dengan ayah agar bisa berdiri satu saf dengan ayah dan salim mencium tangan ayah Saat itu tepatnya usia ku masih belasan tahun yang baru menginjak Sekolah Menengah Pertama (SMP) aku adalah siswa pindahan waktu itu dan disini lah kisah ku dan kisah nya dimulai. " Silahkan masuk, silahkan perkenalkan diri kamu biar yang lain juga tau" ucap salah satu guru di kelas yang akan aku tempati, saat itu pandangan ku hanya tertuju pada dinding yang berada dipaling belakang kelas, beginilah cara ku untuk menghilangkan rasa gugup di depan orang ramai yang masih asing bagi ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines