Love You More !

Love You More !

  • WpView
    Odsłon 132
  • WpVote
    Głosy 8
  • WpPart
    Części 5
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pt., sie 13, 2021
WpInfo
Fikcja
Romans
Cinta paling menyakitkan bukanlah cinta yang bertepuk sebelah tangan, melainkan cinta yang kau miliki tapi ia tak sepenuhnya milikmu. Cinta yang saling memiliki tapi tak berarti. Seperti kisah Tara, gadis desa yang saling mencintai dengan Daniel, anak salah satu keluarga crazy rich di kotanya. Mereka direstui oleh orangtuanya. Sangat direstui. Bertahun-tahun menjalani hubungan, pasang-surut, sedih-senang, suka-duka, mereka lewati bersama. Daniel yang sangat rela berkorban apapun untuk Tara, begitupun sebaliknya. Walaupun apa yang dikorban Tara tak mampu sebanding dengan apa yang telah dikorbankan Daniel untuknya. Hingga suatu ketika Tara harus mengorbankan yang tak ingin ia korban demi Daniel. Akankah Daniel bisa sampai ke pelaminan dengan Tara ? Ikuti terus cerita Love You More !
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#1
loveyoumore
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Angel
  • LOVE TILL THE END
  • Star Of You
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Not A Simple Love (TELAH TERBIT)
  • Perfect Duet
  • Regrets of Love
  • Aku, Kamu, Kita
  • Antara dosa dan Cinta Pertama

"Memalukan." ujar Azzam sinis, tatapannya datar. Asya tersentak, senyumnya memudar, ada apalagi dengan suaminya. Kenapa sikapnya selalu berubah. Apa katanya tadi 'memalukan' apa maksudnya. "Ma-maksud mas apa?" tanya Asya bingung. "Jangan pura-pura tidak tahu." sinis Azzam. Asya mengerutkan keningnya. "Asya gak ngerti, maksudnya apa. Asya buat salah lagi?" jawabnya lirih. "Kenapa kamu itu gak bisa sadar diri." ujar Azzam dengan nada dingin. Asya menunduk dalam, "Kalo mas gak bilang Asya juga gak tahu." jawab Asya, suaranya mulai bergetar. Azzam mengusap wajahnya kasar, segera ia beristigfar. Takut syetan menguasai dirinya ketika marah. Dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. "Tadi kamu pulang sama siapa?" tanya Azzam, matanya menyorot tajam. Asya yang melihat itu pun mulai takut. Ia lupa memberi tahu Azzam tentang itu, dan ... darimana Azzam tahu hal ini. Astagfirullah kenapa ia selalu saja ceroboh. "Gak bisa jawab, kan." sindir Azzam. Ia berjalan ke dalam kamar dan menutup pintu dengan keras. Asya segera tersadar dan menyusul langkah Azzam. "Mas Asya bisa jelasin." pekik Asya dari luar kamar, ia menggedor-gedor pintu namun tak digubris oleh Azzam. "Mas Azzam salah paham, Asya bisa jelasin. Itu semua gak kayak yang mas pikirin." ucap Asya dari luar. Hening. "Mas," panggil Asya mulai pasrah. Sepertinya Azzam benar-benar marah, ini semua karena kecerobohannya sendiri. Menyalahkan Fahmi juga bukan pembenaran, karena ia membantunya untuk menjalankan amanah. Cover by Nurhanifah

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści