Kisah Sosok Ranti Hamil Mati Tragis

Kisah Sosok Ranti Hamil Mati Tragis

  • WpView
    LECTURAS 494
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, feb 20, 2020
WpInfo
Ficción
Terror
Dia mencekikku dengan penuh emosi, saat aku melihat dia dengan jelas dia sosok wanita berambut panjang tanpa busana. Tapi tubuhnya penuh luka bakar dan ada yang mebuatku bertanya-tanya kenapa perutnya bulat seperti sedang hamil. Aku mencoba melawan menggerakan badanku untuk berdiri, tapi tidak bisa anggota tubuhku tidak bisa bergerak. "Mau apa kamu !!! Pergi.. Pergi.." - Kataku Akhirnya diapun pergi, akupun menarik selimut untuk menutupiku saat tidur karna aku sangat ketakutan. Tak lama suara itu muncul lagi menjerit perih, kesakitan dan kepanasan yang terus masuk kedalam telingaku. Aku bergegas mengambil headset dan menyalakan music, tiba-tiba saat aku ingin memakainya dia datang dan berbisik ditelingaku "Tolong aku!."
Todos los derechos reservados
#21
anakindigo
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ibu Susu untuk Bayi Gaib
  • Diganggu Nyi Roro Kidul Seksi
  • Sesal Yang Terlambat
  • PERNAHKAH KAU MENCINTAIKU (END DI WEBNOVEL)
  • MY HUSBAND CEO[Completed]
  • Perjusami Horor [Completed✓]
  • AKU INDIGO ???
  • ngger adalah vandyku
  • susuk
  • Cerita anak Indigo

Sebuah kisah gelap tentang ambisi memiliki keturunan. Tini, ibu muda berusia 19 tahun, terpaksa menerima tawaran menjadi ibu susu di rumah Joglo mewah milik Nyonya Arini. Keputusan yang akan mengubah hidupnya selamanya. Di balik kemegahan ukiran kayu jati dan aroma melati yang memabukkan, tersimpan rahasia kelam tentang keluarga ningrat yang terobsesi memiliki keturunan. Saat Tini menyadari bahwa bayi yang harus disusuinya tak seperti bayi pada umumnya, ia sudah terlanjur terikat kontrak mistis yang tak bisa dibatalkan. Kisah horor Jawa ini akan membawa pembaca menyusuri lorong-lorong gelap rumah Joglo, menghadapi pertanyaan mengganggu tentang makna keibuan, dan harga yang harus dibayar untuk memenuhi tuntutan masyarakat akan kehadiran seorang anak. --- "Setiap wanita memiliki lukanya sendiri. Jangan tambah dalam dengan pertanyaan yang tak perlu, kapan punya anak?" Sebuah pengingat bahwa di balik senyum sopan dan jawaban klise "belum rejeki" dari mereka yang belum dikaruniai anak, mungkin tersimpan kepedihan dan pergulatan batin yang tak pernah kita pahami. Novel ini mengajak kita merefleksikan kembali sensitivitas dalam berinteraksi dengan sesama, terutama terkait isu kesuburan dan keibuan yang begitu personal. Dilarang menjiplak, mengambil sebagian scene ataupun membuatnya dalam bentuk tulisan lain ataupun video tanpa izin penulis. Jika melihat novel ini diplagiat, tolong lapor ke Ig/fb: @hayisaaaroon. Terima kasih, selamat membaca, semoga menghibur dan bermanfaat.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido