KAMU
  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Apr 21, 2020
Kevin Jay Wiliam mengalami trauma saat masa kecilnya. Tiba-tiba ia bertemu dengan Elisa saat ia masih sekolah. Ia mulai berubah dan sedikit demi sedikit sembuh dari traumanya. Kevin Jay Wiliam seorang direktur utama diperusahan milik ayahnya sendiri. Kevin adalah sosok yang sempurna baik dalam penampilan maupun kemampuan. Sekretarisnya. Olive Micha Titafani adalah satu-satunya orang yang mampu membantunya memecahkan masalah. Olive sudah terampil dalam apa yang ia kerjakan. Kecantikan yang ia miliki juga selalu membuat orang-orang mengaguminya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • she is different from the others
  • Big Love
  • Choose!✔️
  • Love, That One Word✔️
  • Problematic Boss ✔
  • Boss and Me
  • ALCA
  • Love In Washington.

Hanina Arsela Valeria (Hana), seorang mahasiswi cerdas dan berambisi besar, tidak pernah menyangka bahwa perjalanan ke Hambalang akan mengubah hidupnya, bukan hanya dalam karier, tetapi juga dalam hatinya. Bersama dua sahabatnya, Kaluna dan Evelyn, ia berangkat untuk sebuah misi penting-mempersembahkan ide inovatif mereka kepada Presiden. Namun, takdir mempertemukannya dengan dua pria yang berbeda, tetapi sama-sama mengguncang hatinya. Rajif, sekretaris pribadi Presiden, memiliki ketenangan dan kedewasaan yang membuat Hana merasa dihargai dan diperhatikan. Di sisi lain, ada Teddy, pria yang tiba-tiba saja datang dan sedikit membuat Hana merasa jengkel karena saat mereka beberapa kali bertemu disaat itulah Hana selalu terkejut dengan kehadirannya. Seiring waktu, Hana mulai merasakan tarikan emosional yang kuat pada Rajif yang memberinya rasa aman, dengan setiap tatapan dan kata-kata lembutnya. Sementara Teddy, dengan caranya yang lebih blak-blakan dan sedikit cemburu, selalu hadir di saat yang tak terduga, membuat Hana bingung akan perasaannya sendiri. Di antara ambisi, mimpi, dan perasaan yang semakin rumit, Hana dihadapkan pada sebuah dilema besar. Haruskah ia mengikuti kata-kata orang terdekatnya untuk memilih melanjutkan pendidikannya dengan status baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines