Aku dan duniaku (depresi)

Aku dan duniaku (depresi)

  • WpView
    Reads 248
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 20, 2020
Aku sendiri.... hanya bayanganku yang setia bersamaku ketika yang lain pergi hanya bayanganku yang selalu ada. Dia yang kehilangan sosok ayah dan ibu sedari kecil, ibunya masih ada namun ayahnya sudah pergi dipanggil yang maha kuasa. Dia yang merindukan sosok ibu, merindukan belaian dan kasih sayang seorang ayah dan ibu. Bisakah dia mendapatkan nya kembali? Iri, saat melihat teman-teman bahagia Iri, saat melihat yang lain bercanda tertawa Iri, saat mereka bercerita tentang keharmonisan keluarga. Benci ketika ditanya bagaimana denganmu? Itu lah aku yang selalu diselimuti rasa iri, dendam, takut, dan keputusasaan. Inilah aku yang selalu diselimuti rasa bersalah, kegelisahan dan kecemasan tanpa alasan, ketakutan yang luar biasa saat menghadapi masalah, takut akan kekosongan dan kesendirian. Warning!!! cerita ini kuceritakan sesuai dengan kondisiku, jadi updatenya tak tentu ya! hanya ingin mewakili perasaan ku dan orang lain yang mungkin mengalami hal yang sama!
All Rights Reserved
#491
depresi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • Teluk Samudra [ TAMAT ]
  • please stop it!! [Ending]
  • Happy Is Bulshit
  • ARIANA ( Lengkap )
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • BERSAMAKU SEBENTAR SAJA[BXB]
  • Delayed happiness
  • Hopeless

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines