Missing Piece [Malay]

Missing Piece [Malay]

  • WpView
    Reads 564
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku tak macam pompuan lain, Aku pakai baju putih, rambut blonde, ada sayap, pakai angel halo..tiber Percaya? Kau pembaris. Aku ni kasar, tapi lembut dengan orang yang aku percaya. So anyone yang aku dah bagi kepercayaan tu. Please, jaga baik-baik. "Alah bagi la second chance" Kau cakap senang la. Bukan kau yang anak yatim. Bukan kau yang kena caci maki. Sebelum kau judge orang, cermin sikit diri tu eh? Ni bukan citer keganasan. Aku pun tak tau nak describe apa. Ok citer dia camni, alah panjang pulak citer dia. Jap aku pendekkan. Ok aku ni dah la anak yatim, pastu kena tuduh lagi, haih sadis hidup aku ni. Pastu oneday, aku tak tau kenapa boleh pulak aku percaya kat sorang mamat ni. Aku rasa patut bersyukur la jugak, sebab dia dah ubah pandangan orang pasal aku. Pastu aku rasa citer ni lagi best kalau dia jadi romance sikit kan so...tanpa sedar aku pun terjatuh dari langit, biasalah bidadari en. Then ada prince charming sambut aku. Perghhh love in first sight. Eh, camtu ke? Ok dah cukup, kang aku terbagitau full story pulak ~ ☁ ~
All Rights Reserved
#70
trust
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • ALVIN (On Going)
  • DikaRanggi
  • a RAINBOW
  • Arsyilazka
  • Rannia√
  • 𝐑yuna ━ Alter Ego
  • Perihal Sandwich(End)
  • Our Trully Happiness
  • GEVRONZ

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines