My ex enemy

My ex enemy

  • WpView
    Reads 3,191
  • WpVote
    Votes 243
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 16, 2020
penyesalan akan terasa ketika kita telah kehilangan. langit merasakan itu, sebuah 'penyesalan' langit melihat wujud seseorang yg dia cintai, dan meminta dia kembali kepada langit. namun langit masih bisa berpikir kalau gadisnya itu telah tiada, tapi siapa gadis yg sama persis seperti gadisnya itu. akan kah itu khayalannya saja atau memang benar itu gadisnya? ••• "Gue minta maaf" ucap langit seraya menundukkan kepalanya dihadapan gadis itu *** "Hanya karena satu kesalahan seribu kebaikan dilupakan, egois? Memang karena gue gak mau tersakiti lagi, karena satu kesalahan awal dari semua kesalahan yang akan datang atau bahasa lain nya 'kebiasaan' "
All Rights Reserved
#331
ex
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT ASRAMA
  • HaluNatasha
  • When Love Calls [END]
  • why? It's You
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Langit Dara [End]
  • Langitra
  • Diantara Langit & Senja
  • She's Alexsya [On Going]
  • Way Go Home || Arunika [END]

Langit di atas asrama Garden High School selalu punya caranya sendiri untuk meninggalkan kesan. Saat pagi tiba, sinarnya menyelinap pelan lewat jendela besar kamar asrama, membangunkan para penghuni dengan kelembutan cahaya keemasan. Langit pagi itu bersih, tenang, seolah ikut menjaga mimpi-mimpi yang baru saja berakhir. Langit di asrama bukan sekadar langit. Ia adalah saksi bisu pertemuan, tawa, rindu, tangis, dan semua hal yang pelan-pelan membentuk kenangan indah di masa remaja. "Aduh-maaf, gue nggak lihat jalan..." Vorka. "Kayaknya lo juga nggak lihat siapa yang lo tabrak." Ares.

More details
WpActionLinkContent Guidelines