The Incident Love

The Incident Love

  • WpView
    Leituras 2,388
  • WpVote
    Votos 145
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, out 15, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
Berawal dari ketidak sengajaan rasa suka dan tertarik itu datang. Suasana kota yang ramai Marcell berjalan tergesa-gesa hingga tak sengaja menabrak tubuh seorang gadis hingga terjatuh. "Hey..." belum sempat ia mengatakan maaf gadis itu sudah melangkah pergi. Tidak membutuhkan waktu lama, Marcell kembali bertemu dengan gadis itu di sebuah gedung teater. "I have to bury my dreams" "Aku yakin kau pasti sembuh Dara" Seperti itulah yang Marcell dengar. Dan kisah itu terus berlanjut hingga Marcell bertekat untuk mendapatkan gadis bermata biru itu. Dara Emmanuel berhasil membuat Marcello Flynn Drew jatuh cinta untuk pertama kalinya. RATE 17+ DON'T COPY PASTE MY WORK!!
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Hema Alkaris (and his life)
  • Dirga & Aletta (21++)
  • Lotus ⚠️ End
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • HUG ME. PLEASE[COMPLETED]
  • BACK TO YOU
  • Saat Takdir Membalas

"Woy, cewek beasiswa!" Suara Saiful menggema di ruang kelas. Nada suaranya santai, tapi jelas menyindir. Gak perlu jadi jenius buat tahu siapa yang dia maksud, karna cuma ada satu cewek di sekolah ini yang masuk lewat jalur beasiswa. Dara. Dara yang lagi duduk langsung reflek noleh. Matanya langsung menangkap sosok Saiful yang berdiri dengan gaya sok keren, dua tangan masuk ke saku celana, dagu sedikit terangkat. Senyumnya... ngeselin banget. Dara tarik napas sebentar, lalu senyum tipis. Bukan senyum ramah, melainkan lebih ke senyum "jangan main-main sama gue." Dia bangkit, langkahnya santai tapi pasti. Dan sekarang, jarak mereka cuma sejangkal. Dara harus mendongak sedikit buat bisa lihat muka Saiful dengan jelas. Matanya tajam, suaranya tenang tapi penuh tantangan. "Kenapa? Perlu bantuan, dasar Iron Man terbang." Ekspresi Saiful langsung berubah. Kaget. 'Nih cewek tau dari mana?' pikirnya. Tiba-tiba, Saiful angkat tangannya dan dengan santai nyentuh dagu Dara, ngeratain pandangan mereka. Tatapannya lebih serius sekarang-ada sesuatu yang dia coba cari di mata Dara. Tapi cuma sebentar. Dia langsung ngelepasin tangannya. "Gue tau lo, cewek seragam luntur." Nada suaranya tajam, hampir kayak tuduhan. Dara nggak mundur sedikit pun. Malah sebaliknya. Tangan kirinya langsung narik dasi Saiful pelan tapi pasti, bikin cowok itu harus nurunin sedikit kepalanya. "Jangan lupa," bisik Dara. "Semua ini gara-gara lo."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo