DIA
  • WpView
    Reads 170
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 26, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
03.00 am 22 Februari 2020. Dia yang pernah masuk keruang hatiku. Dia yang kupandang jauh dari tempatku berpijak. Dia yang bisa membuatku menangis hanya karena aku mengingatnya. Dia laki-laki pertama yang membuatku menangis hanya karena aku mencintainya. Dia yang berbicara denganku hanya sekali dan dua kalimat. Dia yang membuatku merasa bersalah karena mencintainya. Dia yang selalu kurindui dalam beberapa tahun ini. Dia yang selalu kuanggap tak mungkin bisa bersamaku. Dia yang kuinginkan untuk menjadi pendamping hidupku. Dia laki-laki pertama yang membuatku mengetahui warna kesukaannya. Dia laki-laki pertama yang membuatku menyimpan fotonya dari kecil hingga sekarang. Dia laki-laki pertama yang membuatku menyimpan banyak fotonya. Dia yang tak pernah mengetahui apapun tentangku. Dia yang tak pernah mengenalku hingga saat ini, hingga sekarang, hingga saat aku mulai menulis cerita cintaku ini.
All Rights Reserved
#9
ll
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Love is Breaking
  • Luka & Lara (Completed)
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • REZANGGA
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Mencintai Tanpa Terluka 1 {END}
  • Wounds in Marriage
  • Pelangi Di Atas Mendung

Untuk beberapa alasan aku tidak ingin melepaskannya jauh dariku. Tapi hubungan kami tidaklah sejelas itu, hanya saja banyak orang yang menganggap bahwa sebaiknya status diantara kami diperjelas saja. Tapi ada satu ikatan kuat diantara kami yang membuat aku tidak bisa berada jauh darinya dan mungkin tidak bisa melepaskannya. Ketika menatap dirinya aku merasa bahwa dia adalah saksi dari kenangan masa lalu yang tidak ingin kuhapus keberadaannya. Menjaganya agar tetap berada didekatku adalah hal yang aku lakukan sejak lima tahun ini. Pria itu seperti payung bagiku yang melindungiku dari sengatan matahari dan juga rintik hujan. Tapi satu hal yang tidak dimiliki olehnya yaitu karena dia bukan pria yang aku cintai. Bagiku jika aku tidak bisa merasakan perasaan yang sama seperti ketika aku bersama dengannya, maka bagiku perasaan itu bukanlah cinta namanya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines