Story cover for DIBALIK HUJAN by vidioindah
DIBALIK HUJAN
  • WpView
    LETTURE 73
  • WpVote
    Voti 16
  • WpPart
    Parti 3
  • WpView
    LETTURE 73
  • WpVote
    Voti 16
  • WpPart
    Parti 3
In corso, pubblicata il feb 22, 2020
masih banyak cerita yang tersembunyi di balik hujan,tentang kebahagiaan  begitupula luka yang pernah di timbulkan oleh karenanya.

ada misteri yang sampai saat ini belum terjawab oleh sang waktu,apakah ini titik awal untuk terbang ataupun untuk terjatuh dalam lubang kegelapan.

kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada hari esok,yang harus kita lakukan adalah percaya atas apa yang menjdi kekuatan dalam diri yang begitu banyak lubang kegagalan menjadi sebuah tembok tujuan.

proses kehidupan begitu panjang,menurutku ada 6
1,kita akan melalui proses dimana sang pencipta   memberikan kebahagiaan penuh.
2.timbul luka bahkan rasa sakit yang begitu terpaku agar kita paham bahwa kehidupan buka soal bahagia saja
3.ikhlas setelah melalui proses luka yang begitu berkepanjangan kita akan memahami tentang kata ikhlas
4.dari kata ikhlas kita mulai memantabkan harapan dan impian agar menjadi lebih baik dari sebelum nya.
5.setelah beberapalama berkecimpung dalam dunia harapan kita mulai menentukan tujuan.
6.tahap terakhir adalah bersyukur atas apa yang sudah kita capai,tentang perjalanan panjang yang kita mulai.

#metariliya
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere DIBALIK HUJAN alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#44mentari
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
RUMAH tanpa pintu  di diandlyne
36 parti In corso
rumah itu punya dinding. punya atap. punya meja makan dan tempat tidur. tapi tidak punya tempat untuk elira merasa aman. di sana, elira tumbuh seperti bayangan. ada, tapi tak pernah dianggap. dilahirkan bukan karena diharapkan, tapi karena tak sengaja. sejak kecil, elira sudah belajar caranya diam. belajar caranya menyembunyikan luka di balik senyum, dan menyembunyikan jeritannya dalam baris-baris puisi di buku matematikanya. ia bukan anak yang cerewet, bukan juga yang mudah dicintai. tapi bukan berarti ia tidak ingin dipeluk. di sekolah, elira hanya ingin melewati hari. tapi semuanya berubah saat seorang guru baru memperhatikannya lebih dari sekadar nilai. untuk pertama kalinya, elira merasa dilihat. tapi... hidup tidak semudah itu. di saat ia mulai berharap, kenyataan kembali menampar lebih keras. masalah di rumah makin dalam, luka makin dalam, dan batas kesabaran pun makin tipis. ketika elira memutuskan diam-diam untuk pergi... barulah semua mata terbuka. tapi seperti luka yang tak segera diobati-penyesalan pun datang terlambat. ini bukan hanya kisah tentang kehilangan. tapi juga tentang suara-suara yang sering kita abaikan. tentang seseorang yang hanya ingin didengarkan... sebelum akhirnya benar-benar hilang. untuk kamu yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian-ini kisahmu. dan jika kamu mengenal seseorang yang sering bilang "ga apa-apa", peluk mereka lebih lama. dengarkan lebih dalam. karena bisa jadi, itu adalah tangisan yang paling sunyi. 😞👍🏻 ---
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 9
Seharusnya Kita Tidak Menyerah cover
RUMAH tanpa pintu  cover
Redamancy  (MEES HILGERS) cover
Hypocritical (Zeedel) cover
Ruang Kosong di Antara Jingga cover
Cahaya [COMPLETED] cover
DALAM DETAK (SELESAI) cover
HALLO FUTURE (ATLET SERIES) cover
Alicia Stories : In Another World cover

Seharusnya Kita Tidak Menyerah

33 parti In corso

Mau baca silakan, tidak juga tak mengapa. Karena tulisan ini saya dedikasikan untuk diri sendiri, menggambarkan hidup sekitar saya, jadi orang lain tak perlu tahu apa yang saya rasa, apalagi teman saya. Semoga mereka tidak membaca ini. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° Di saat tidak ada titik temu dalam sebuah permasalahan, banyak orang yang memilih untuk menyerah. Ketika tangan tak mampu lagi menutup telinga. Menyerah seringkali menjadi jalan terakhir. Rasa sepi, sakit, dan tangis seringkali menjadi teman setia. Kepercayaan pun menjadi sesuatu yang tak lagi berharga. Padahal masih banyak alasan untuk tetap bertahan. Masih banyak alasan untuk kita melawan segala ketakutan dan kepedihan itu. Merangkul barangkali suatu jalan berharga yang dapat mencegah dari keputusasaan. Bukan hanya dengan teman setia, namun suatu tulisan atau bacaan kerap kali menjadi teman untuk tetap bertahan. Jika teman tak lagi menemani, biarkan cerita ini menjadi teman di kala gelap menyergap. -Seharusnya Kita Tidak Menyerah- Pernah mendengar podcast? Nah, mungkin ini versi tulisnya. Anggaplah aku sedang menjalani versi lisannya. Semoga sampai pada hati kalian. started-26 Desember 2019.