Si Miskin Dilarang Beranak

Si Miskin Dilarang Beranak

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 22, 2020
Seorang anak memang tidak pernah meminta untuk dilahirkan. Apa lagi tidak bisa memilih dari rahim mana dia hadir. Tapi, Tuhan telah menciptakan hamba-Nya ribuan tahun lamanya. Jauh sebelum terlahir ke dunia. Dia telah menetapkan takdir si hamba di Lauh Mahfuz. Lalu, apakah ciptaan yang maha indah itu harus gagal dihadirkan dan berakhir sia-sia? Tidak ada ciptaan Tuhan yang sia-sia. Bahkan binatang menjijikan sekali pun, seperti kutu, telah Tuhan titipkan manfaat di dalamnya. Apa lagi manusia yang jauh lebih sempurna. Tentu telah Tuhan rencanakan segala takdirnya. Seorang anak, direncanakan ataupun tidak oleh manusia, Tuhan telah menciptakannya. Seperti sebuah kematian yang juga tak bisa dihindari oleh seseorang. Semua atas seizin Tuhan.
All Rights Reserved
#963
sayang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIANNA MY DAUGHTER (TAMAT)
  • LOVE IS SIMPLE (✓)
  • Luka dan Kamu [ END ]
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • 𝐊𝐮𝐫𝐮 𝐊𝐮𝐥𝐯𝐚𝐝𝐡𝐮
  • SANDI: THE CROSS BREEDING
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • ASING KARNA TAK LAGI BERSAMA
  • MY BEAUTIFUL MAID

Raniyah Putri Masya sudah jatuh cinta dan sayang pada Dianna, dari pertama kali mereka bertemu. Bagaikan takdir yang sudah digariskan, dia setulus hati sangat siap jika harus menjadi Bunda untuk Dianna. "Anna boleh pilih, mau panggilnya kakak, tante, atau.....bunda ?" tanyaku pada Anna dengan senyum terindahku menunjuk diriku sendiri. "Bunda" ucap Anna kecil. Kami masih saling memandang , Anna berucap lagi "boleh ?" lanjutnya dan menunduk kembali seakan aku akan menolaknya, padahal aku sangat senang jika Anna berkenan memanggilku bunda. "Boleh dong" jawabku sambil tersenyum, ku pegang kedua pipi tembem Anna dan menengadahkannya agar menatapku kembali, ku cium pipi kanan dan kirinya. "Mulai sekarang bunda akan selalu ada buat Anna dan akan selalu menjaga Anna" kutunjuk diriku ketika menyebut kata bunda dan juga menunjuk Anna ketika menyebut kata Anna. Ini karya pertama aku yang super ngaram, pertama kali berkhayal dan menulis di cerita ini tahun 2017, terus gak mood lagi dan baru mulai lagi 2024, coba up tahun 2025 yang memang udah sampai tamat pas berani up. Semoga ada yang tertarik membaca dan memberi masukan pada cerita yang gak jelas ini. trimss 2017-2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines