Memory Revision

Memory Revision

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 27, 2020
Gemano Degantara merasakan gelisah entah sejak kapan. Kegelisahan itu hadir tanpa alasan yang diketahui. Seperti ada yang harus dicarinya, tapi tak tahu apa itu. Semakin didiamkan, kegelisahan itu semakin menjadi. Lalu, Degan memutuskan berjalan mencari sesuatu yang tak pasti. Kecelakaan menimpanya dan membuatnya koma. Namun siapa sangka, ia malah kembali ke masa lalu. Sementara itu, seseorang menanti Degan sadar dari komanya. Ia berharap Degan sadar, tapi Degan sedang menikmati masa lalunya. Sampai dokter memutuskan untuk melepas alat medis di tubuh Degan dan akhirnya Degan ... Akan dipublikasi setiap tanggal berakhiran 6, (06,16, dst.)
All Rights Reserved
#242
memori
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines