Mahreen

Mahreen

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 15, 2020
Jika kecantikan di dunia ini di ukur dari nilai wajah, manusia tidak ada yang sempurna, semua memiliki kecantikan dari porsi masing-masing. Dan kecantikan itu relatif, tergantung orang yang melihatnya. Tapi beda dengan Atthaya Mahreen, seorang gadis culun dan pendiam yang di dalam hatinya dia selalu ingin berpenampilan cantik dan menarik, tapi apadaya dia tidak bisa. Dia selalu di bully oleh teman-teman sekolahnya. Dia tidak sadar bahwa kecantikan sesungguhnya terletak pada hati. Sampai suatu hari dia bertemu sosok laki-laki, Haidar Osama namanya. Bagaimana cerita lengkapnya? Apakah Atthaya Mahreen berhasil mengubah penampilannya? Dan siapakah sebenarnya seorang Haidar Osama?
All Rights Reserved
#483
kita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Giant Baby [COMPLETED]
  • SAKYA CITRA
  • Davidson || END
  • INSECURE (On Going)
  • Kelas A [End]
  • [☑️] Love with Innocent Girl
  • About Our Story For The Future | Jaeyong |
  • KEPERGIAN SENJA

Satu sekolah gempar saat mengetahui pentolan sekolah ternyata sudah memiliki seorang kekasih, di tambah lagi dengan fakta yang ternyata kekasihnya adalah Sekretaris OSIS, membuat mereka semakin heboh. "Kok lo mau sih sama Keirlan? secara dia kan bertolak belakang banget sama tipe lo," ujar seorang teman sekelasnya pada Kimberly. Kimberly menatap teman sekelasnya bingung, "kata siapa?" tanyanya. "Kata yang lain, tipe lo kan modelan kaya David atau Gabriel gitu. Iya, kan?" Kimberly tertawa kecil. Gadis di depannya ini mana tahu sifat Keirlan di luar dan saat bersamanya sangat bertolak belakang. "Keirlan aslinya nggak seserem itu kok," balas Kimberly. "Ya, dia emang nggak serem kalo sama lo doang. Beda lagi kalo sama kita-kita," sahut salah satu sahabat Kimberly yang sedari tadi hanya menyimak. "Bener, tuh! gue cuma lewat samping dia aja udah merinding, auranya gelap banget gilak!" seru sahabat Kimberly yang lain. "Ih udah, nggak boleh ngomongin orang. Dosa, tau!" sela sahabat Kimberly yang satunya lagi sebelum pergibahan ini berlanjut dan menjalar sampai kemana-mana. Kimberly tersenyum tipis. Andai mereka tahu kalau sifat Keirlan itu sangat manja, pasti ketiga sahabatnya ini tidak akan pernah melihat Keirlan dengan tatapan takut.

More details
WpActionLinkContent Guidelines