TEGAR

TEGAR

  • WpView
    Reads 20,399
  • WpVote
    Votes 1,002
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 24, 2024
Bruuuk. Kue dan kado yang dipegang Shabiya terjatuh ke lantai. Dari matanya meleleh lahar bening membasahi kedua pipinya yang sedikit cabi. Dadanya turun naik seolah sesak bernafas. Sedangkan di depan sana di atas kursi kebesarannya seorang pria tampan yang menjadi suaminya tengah membenarkan kemejanya yang sudah berantakan, disampingnya seorang wanita ayu berkulit sawo matang pun tengah berdiri dan merapikan pakaiannya yang sama hancurnya dengan suaminya. Yama. "Tega kamu mas. Dihari ulang tahun pernikahan kita ini yang kau berikan padaku adalah penghianatan. Dan kau perempuan jalang tega kau merusak kepercayaan yang ku berikan padamu. menyesal aku telah menyelamatkan mu dulu dari kemiskinan. Ternyata aku telah membawa musang kedalam rumah tanggaku. Brengsek kalian semua!!" Setelah meluapkan emosi, Shabiya pergi dengan berlari. Ia tak peduli ketika Yama terus memanggil namanya. Setelah ini semua tidak akan sama lagi.
All Rights Reserved
#89
poligami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepertiga Malam Bersama Allah
  • Sailing With You [END]
  • Kuterima Khitbahmu
  • I'm Envy Dad! (Revisi)
  • Hidden Love
  • LUNA
  • Badboy My Husband
  • Pelakor?
  • Broken Romance [TBS #1]

Menceritakan tentang POLIGAMI. Sepasang kekasih yang sudah menikah selama tiga tahun tapi belum memiliki ke turunan. padahal mereka sudah berusaha. tapi... mungkin Allah belum mempercayai mereka dalam hal tersebut. Setahun setelahnya sang istri mengalami sakit parah, yang menyebabkan keluarga kecil itu tak bisa memiliki keturunan. Tak akan ada tangis bayi di rumah mereka. Tak ada bukti cinta yang nyata antar mereka. Tak ada yang akan tidur di sela-sela mereka. Tak akan ada yang membuat mereka tertawa dan tersenyum. Tak ada malaikat di rumah mereka. Semua itu tak akan ada... Sampai kapan semua nya akan berakhir. kanker rahim. sebuah penyakit yang tak mudah untuk di musnahkan. bahkan sang suami yang berprofesi sebagai seorang dokter umum pun tak bisa berbuat apa-apa selain meminta dan berdoa pada sang maha kuasa. Allah SWT. Terlebih lagi dengan sang mertua yang masih saja keukeuh ingin menimang bayi dari mereka. Akan kaj semuanya berjalan dengan baik? akan kah rumah tangga mereka terpecah belah dengan adanya pernyataan tersebut?... HIJRAH CINTA KU... "seharusnya kamu dengar apa kata ibu kamu. menikah lah lagi mas? aku mohon! aku juga ingin melihat ada tangis bayi di rumah kita, walau pun bukan aku yang melahirkannya mas!" wanita itu kian terisak oleh keadaan. keadaan macam apa ini? kenapa dia sama sekali tak mendapatkan keadilan dalam hal ini? di saat semua orang bisa memiliki keturunan dengan mudahnya, mengapa ia tidak?

More details
WpActionLinkContent Guidelines