Burnout
  • WpView
    Reads 279
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 13, 2020
"Max, kenapa setiap manusia harus punya masalah?" "Ya biar dia bisa bertumbuh." "Tapi kenapa besar banget ya masalahku?" "Gak ada masalah besar atau masalah kecil, Nar." "Maksudnya?" "Masalah itu sebenarnya sama. Sama-sama membuat resah, sama-sama menyulitkan. Tergantung bagaimana cara kita menanggapinya." "Memang seharusnya tanggapan kita harus bagaimana?" "Seharusnya bukan itu pertanyaannya." "Lalu apa?" "Bagaimana cara bangkitnya?" "Bagaimana, Max?" "Menerima, ikhlas." "Sulit." "Memang, tapi itu pilihan, Nar. Kamu mau terus sakit atau bangkit." "Baiklah." "Satu lagi, kerjasama dengan pikiran." "Aku gak paham." "Nar, masalah itu siapa yang ciptain kalau bukan pikiran kita sendiri? Karena sebenernya kalo kita gak mau menjadikan itu masalah. Gak akan jadi masalah." "Tapi, Max. Gak semuanya masalah berasal dari pikiran, perasaan juga ikut campur tangan. Kita bisa mengontrol pikiran tapi tidak dengan perasaan." "Kalau begitu kembali ke syarat yang pertama. Ikhlas."
All Rights Reserved
#37
struggle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Clarisa Yunita ( End )
  • ALEYA~~
  • Strong Girl Michella (END)
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Let Me Love You Longer
  • Menyerah atau Bertahan?
  • REGATHAN [END]
  • Hopeless

[BASED ON TRUE STORY] Dua bentuk kepribadian berwujud sikap yang berbanding terbalik satu dengan yang lain tak jua menghalangi kisah ini, kisah yang digores pada ribuan lembar hari berbalut cinta, kasih, suka, duka dan tentu saja luka. sayang, akhir tak selalu indah. untuk mereka yang sudah mencoba tetap saling menjaga,namun akhirnya terpisah jua oleh ketidakwarasan rasa yang mereka sebut 'damai' jika mereka berjalan berpisah tak seiring bagai dulu kala. sungguh alasan yang membosankan bukan? namun kenapa? dan bagaimana dengan perjuangan ribuan lembar yang telah mereka gores dengan banyak warna pada hari lalu? apa itu tak dapat menguatkan semuanya? apa tak ada cinta yang sebenarnya bagi dua manusia dengan sifat dan watak yang sama sama tak terasa lunak dilihat macam mereka? apa yang sebenarnya salah? apa yang membuatnya terlihat tak indah? sungguh,ini amat membingungkan.......... untuk memecahakan sejuta pertanyaan tentang itu,mungkin baik jika mulai membaca ini secara perlahan dengan hati sejuk dan fikiran tenang. yaa, baiklah. mari kita mulai. dan kita selesaikan apa yang sebenarnya terlihat 'salah' sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines