Campus In Love

Campus In Love

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 14, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
*Cinta.... Selalu datang disaat yang tak terduga... Menyerahkan seluruh hati dan rasa... Hingga pilu saat ditanya alasannya. Cinta... tak perlu sebuah alasan untuk mencintainya.. Karena cinta datang dari sebuah rasa.. Bahkan pada seseorang yang tak terduga....* Cinta seorang lelaki tampan nan kaya pada seorang gadis amat biasa Cintanya pada seorang gadis yang betapapun dilihat dari sisi manapun tampak biasa, bahkan teman kampusnya menyebutnya PNS (perempuan norak style), namun berbagai momen membuat lelaki tersebut yang awalnya dari awalnya tak pernah melihatnya menjadi lelaki yang terkagum-kagum padanya, hingga akhirnya mengejar cintanya.. . "kisah cinta mereka dipenuhi perjuangan, sedih, pilu, romantisme, tawa dan bahagia. Baca sampai tuntas yaaa... Karena ada humorisnya juga *v* update perminggu ya *_*
All Rights Reserved
#568
waktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEPINCUT BRONDONG
  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)
  • WANITA SATU JUTA DOLLAR
  • 36 days with you {saida} [End]
  • Na!
  • LEOLA
  • Orang Ketiga
  • Between Falling And love

18+ Peringatan! Cerita ini bisa membuat kamu cengar-cengir gajelas. Yang butuh bacaan ringan buat hiburan penghilang stres, kamu berada di tempat yang tepat. *Kepincut Brondong sinopsis: "Gue mau jadi pacar lo. Buat tiga bulan doang. Gimana?" Aku mencoba bernegosiasi. "Ha? Tiga bulan? Apaan tuh tiga bulan? Bentar amat? Kredit hape aja lima bulan, Kak." Ijun terheran. "Mau enggak? Kalo lo enggak mau ya udah. Mending lo ga usah jadi pacar gue. Jadi anak pungut gue aja!" kataku sembarangan. "Kesannya kita pacaran kayak main-main kalo kek gitu, Kak." "Ya emang main-main. Lo ngarep apa? Pacaran srius sama cewek yang empat taun lebih tua dari lo? Lo masih waras, kan?" "Tapi gue beneran suka sama lo, Kak." "Ga papa! Itu wajar. Selama lo suka sama cewek, itu artinya lo normal," tanggapku. "Tiga bulan yah?" Ijun nampak menimbang. Aku mengiyakan sambil tersenyum geli. Dalam hati aku menertawakan kegilaanku ini. "Setelah tiga bulan?" Ijun mulai tertarik. "Kita putus. Gue mau cari pacar baru, dan lo juga boleh cari pacar baru." "Kalo lo malah jatuh cinta sama gue?" tanya anak itu percaya diri. Buju buneeengg ... pede banget lo Ijuuunn ... aku tertawa saja. "Kalo gue jatuh cinta sama lo, lo harus bawa gue ke rumah sakit jiwa. Karna pasti gue udah enggak waras." ____ Pacaran sama bocah SMA? Oohh ... aku pasti sudah gila! Tapi anak itu tampan dan menggemaskan. Dan lebih dari itu, dia datang saat hatiku hancur lebur karna dihianati. Benar, Ijun datang mengisi kehampaanku. Tapi benarkah aku jatuh cinta pada Brondong yang usianya lebih muda empat tahun dariku? Yang benar saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines