Memorial

Memorial

  • WpView
    Reads 307
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2020
Kebahagiaan adalah tempat bergantung setiap orang Tapi apakah bahagia itu datang dan abadi? Tentu saja semua itu fana seperti halnya rasa cinta yang berubah-ubah seperti awan dilangit...Sampai setia datang bagaikan matahari yang selalu ada disetiap pagi, Maka percayalah atas keyakinan Saat itulah bahagia benar-benar ada.. Aku adalah seorang yang senang berbagi Apapun yang kalian lihat disini adalah kisahku.. Kisah tentang ketika anak muda berjalan dalam perjalanan pulang Yang tak ada tempat terbaik baginya Selain keluarga dan cinta sejatinya kelak Semoga kesedihan yang kurasakan tidak juga untuk kalian Sebab sampai kapanpun sedih yang aku bawa, Pasti akan ada seseorang yang merubahnya Kalian bisa saja ikut membantu Dengan menjadi bagian dari kisah ini...
All Rights Reserved
#767
sadness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Breathe
  • Hari-Hari Jatuh dan Patah
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Rintik Hujan
  • My Second Life (Completed)
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Let me choose [TERBIT]
  • The Green Sketchbook [END]

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines