HANIN
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 24, 2020
Hanya kisah biasa tentang anak remaja yang mencintai teman sekelasnya sendiri namun dia lebih memilih diam, menyebutnya di sepertiga malamnya dan di setiap sujud nya kepada sang pencipta. Ini bukan kisah cinta dimana pemeran utama wanita jatuh cinta kepada pemeran pria karena parasnya yang tampan melainkan karena suara. Ya, suara yang membuat hatinya bergetar dan jantungnya berdetak 2 kali lebih cepat melalu lantunan surah Ar-rahman dan gema adzan nya yang berkumandang di mushola sekolah. "Mencintaimu adalah sebuah hal indah yang kurasakan, namun mencintaimu dalam diam adalah suatu hal yang paling indah menurutku dengan menyebutmu dalam sepertiga malam ku dan setiap sujud ku kepada sang pencipta." -Hanin Raihana Syahira
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Tasbih dan Rosario
  • Semesta (offGun)
  • Abimana Si Musang [BL] (lengkap)
  • "Perjanjian Sang Adik Kelas"
  • High School Love Story [Short Story]✔️
  • Mas! || ThomasKong✔
  • cinta  tak biasa
  • My Perfect Arland

!! Novel sedang dalam masa revisi biar kaga bikin sakit mata !! Di sebuah pertemanan agama bukan lah hal yang penting selagi mereka bisa menghargai sesama teman itu sudah cukup. Tapi bagaimana dengan percintaan? Sebuah rintangan yang sulit harus di lalui oleh Ayumi dan Baskara. Gadis dengan ketakwaannya yang besar terhadap tuhannya. Haruskah Baskara merelakan tuhannya demi cintanya? Atau dia harus merebut Ayumi dari tuhannya? Terdengar cukup egois. Sebuah rintangan yang berat dengan di batasi tembok tertinggi yang pernah ada. "Hey, kenapa ngelirik gereja? Pastor gak bisa jadi Imam, "-Akbar Rahmatul "antara baptis dan syahadat, antara gereja dan masjid, antara lonceng yang berdentang dan adzan yang berkumandang, antara tasbih dan rosario. Aku menemukan sebuah cinta yang tidak bisa ku jelaskan, "-Baskara Dewantara "mungkin bisa saja Masjid dan Gereja berdampingan. Tapi sampai kapanpun waalaikumsalam bukanlah jawaban dari syalom, "-Ayumi Allhami Rahzykha "tembok tembok apa yang tinggi? Tembok agama kita, hehe:) " -Ayumi Allhami Rahzykha

More details
WpActionLinkContent Guidelines