Hantu Bidik Cinta

Hantu Bidik Cinta

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2020
Vanya seorang anak SMA yang sedang liburan dengan teman temannya. Sungguh gila, ketika Vanya bertemu dengan sosok tak kasat mata. Semua hal yang terjadi terasa nyata, tidak ini memang nyata tapi sulit untuk di percaya. Bagaimanakan kisah dia selanjutnya? Apa hubungan dia dengan sosok tersebut? ******************************* Cerita ini tentang keabnormalan penulis bertahun tahun yang lalu, saat remaja. Ketika sang penulis merasa terispirasi oleh salah satu artis idolanya. Mohon maaf apabila ada unsur kesamaan nama, temppat dll. Ini hanya imajinasi belaka, murni dari sang penulis. Masukan kalian sangat berarti bagi penulis
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Mine [TAMAT]
  • Fragmen Luka
  • Filosofi Kaktus [Selesai]
  • VIONETA
  • Langit di Balik Bahumu
  • MEET AFTER PARTINGE

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines