Semu
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 24, 2020
Aku dan suara anila di penghujung waktu Keseruan yang pernah dirasa kian sirna hirap dimakan waktu. Dalam hati kutanyakan "Kenapa?" Terngiang jawaban yang semu: "Karna kau tak, pandai menghias waktu" Hati pun seolah membisu Terpintas kilat dalam pelupuk qolbu "Kenapa dengan diriku, mau hanyut dalam ujung tak menentu?!" Detik itu kucoba tepis akara yang membuatku jatuh Sayangnya itu hanyala semu Diriku masyghul melihat waktu mencadarku Rasanya mau ku putar ke lembayung Seakan pasra dengan semua, Selaksa peri yang dirasa menikam kedalam dada "Kau tahu kenapa?" "Aku mengerang seakan sukmaku didera" Saat itu aku berharap ada dekapan kasih sang bunda,memberi lelap di pangkuannya Lagi lagi semua akara seakan kelabu Hatiku dijejal masa lalu Sekarang terpancar keadaan lunglai Hanya ada derai rinai yang terpupuk dalam pelupuk Hari hariku berubah candramawa seolah kehabisan warna, Hati ini begitu lara Rinai relah terhempas tak berdarah Memberi ambu pada zamin Berdiri ku dalam gelap malam Bertandang bersama Sang Rahman Dengan syair lirih penuh kasih "Syukran yaa Rabby" Ekspetasiku tak seindah skenariomu. By. Sari Sevenia Junita https://seveniasari769.blogspot.com/2020/02/semu.html?m=1
All Rights Reserved
#583
ceritahidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • save me
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • • EUTANASIA •
  • ALONE
  • About Secret Admirer #Wattys2017
  • The Disappearance of Butterfly
  • Setelah Hujan ( End ✔)

rumah yang tadinya harmonis, berubah 180° hanya dalam satu malam,dan di sini lah kehancuran di mulai Entah siapa yang salah di sini,dan siapa yang tersakiti disini, semuanya merasakan sakit yang sama,namun mereka lebih memilih bertahan karena alasan masing masing. "Kita ga boleh benci sama orang yang udah hancurin hidup kita,kita juga ga boleh balas dendam sama orang yang merenggut kebahagiaan kita,semuanya sudah di atur dan tuhan tau mana yang lebih baik"-indah lexia cahya • • • • • • "Kita ga boleh benci sama dia kak,yang salah bundanya bukan dia" ucap indah mengusap lembut rambut panjang putrinya *kalau ga paham deskripsi nya mending langsung baca aja* ⚠️Wajib vote dan komen!!! •sebelum baca ikuti akun ku dulu biar ga ketinggalan info cerita kedua aku,semoga banyak yang suka ya..

More details
WpActionLinkContent Guidelines