Aku Ingin Mati.

Aku Ingin Mati.

  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 12, 2020
[ tapi, mati lebih menginginkan kamu ] Aku Melvin. Orang di sekitarku beranggapan jikalau aku sudah hilang akal. Kenapa? Karena aku cari mati. Iya, sejak berumur 10 tahun aku sudah mencari kematian. Aku ingin sekali merasakan seperti apa rasanya tidak hidup, tidak bernyawa dan tidak dapat bergerak lagi. Tapi, sialnya kematian lebih memilih kamu ketimbang aku. "Sialan kau malaikat maut." 2020 ©️ by puantakbertuan cover by fancyspy_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where am I?
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Remember?
  • Another Seyra! Antagonist Girl [End]
  • The Antagonis Sister [Slow Update]
  • Choose A Way Of Life
  • AURELLIA; Antagonist Girl [END]
  • Alasannya, Dibenci Kehidupan
  • New World [TRANSMIGRATION]
  • Fall in You (Selesai)

Menceritakan tentang seorang gadis remaja yang mencoba mencari kebebasan, namun alih alih mendapat kebebasan, dia hanya mendapatkan kehampaan dan terjebak dalam labirin kecemasan yang tak ada ujungnya. Sosok gadis yang seharusnya menjadi periang, kini berubah menjadi gadis yang sulit bekspresi. Wajahnya bagaikan topeng mati, ia sulit menunjukkan perasaannya lewat ekspresi wajahnya, namun hanya bisa dari matanya. Semua itu terjadi akibat masa kecilnya yang suram dan membekaskan luka permanen baginya. Hingga sampai disaat ia menginjak umur remaja pun hal itu masih belum berakhir. Namun disela sela penderitaannya itu, terdapat seseorang yang terus menjaganya dengan setia hingga maut pun benar benar menjemput mereka berdua. "Aku hanya ingin cinta yang murni, bukan nafsu maupun obsesi." "Namun kau berada diantara lingkaran setan. Tak ada yang waras disini, sama sepertiku. Kau akan selalu tertidur dalam dekapanku hingga mati. Mataku terlalu buta pada hatiku, dan demikianlah juga kewarasanku terlahap habis disaat memandangmu. Kau adalah dophamine ku yang sesungguhnya." - Angelino Renatu Da Cruz //PERINGATAN!!⚠️\\ Cerita ini mengandung unsur kekerasan, Vulgar, dan penuh kata kasar. harap untuk mempertimbangkan kembali dan mengambil keputusan yang tepat. Semua alur pada cerita ini diambil dari imajinasi sang author dan fiksi belaka. Jika saja ada kesalahan dalam penulisan dan pembawaan topik, tolong maafkan sang author ini. karena masih belum pandai dalam menata kalimat, dan jika ada yang merasa tersinggung pada salah satu kalimat sekali lagi author meminta maaf!!🙏 Dan sekedar informasi tambahan lainnya, author sangat menyarankan para pembaca agar membaca postingan dibagian conversation akun ini dulu, karena ada informasi yang lebih lengkapnya biar kalian sebagai pembacanya yang baru nemuin cerita ini nggak terlalu bingung sama pemilihan tema bahasanya~

More details
WpActionLinkContent Guidelines