Fakta Sebuah Mimpi (END)

Fakta Sebuah Mimpi (END)

  • WpView
    LECTURAS 493
  • WpVote
    Votos 193
  • WpPart
    Partes 24
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, mar 24, 2020
Selalu dianggap salah di mata kakaknya karena sebuah teka - teki mengenai kematian seseorang hingga akhirnya menemukan pujaan hati. "Kak lo harus ikhlasin ini semua. Kak Widya udah tenang disana!" kataku sembari memegang pundak Kak Juna. "Widya meninggal gara-gara lo Nan." kata Kak Salsa kemudian. "Ini udah takdir Kak, dan please lo jangan nyalahin gue kaya gini!" aku tak bisa menahan air mata yang dari tadi ku tahan. "Udah cukup. Kalian nggak usah berantem. Mending lo pergi deh Nan, gue benci sama lo!" kata Kak Juna dengan nada membentak. "Kak lo lebih percaya sama dia daripada gue? Gue ini adik kandung lo kak?" aku tak rela kalau Kak Juna lebih percaya dengan omongan Kak Salsa. "Udahlah gue lagi malas. Lo mendingan pergi dari sini!" usir Kak Juna. Dan seketika itu aku langsung keluar dari ruang UGD dan duduk di taman rumah sakit untuk menenangkan pikiranku. Yang penasaran sama ceritanya, yuk langsung aja mampir guys.. Jangan lupa tinggalkan jejak vote & commentnya guys. Happy reading..
Todos los derechos reservados
#549
fakta
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Dua Cinta (Our Promise)
  • 04:Love Struggle✔
  • ABHIZARA (ON GOING)
  • CLOSER
  • Let Me Love You Longer
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • Full Of Scratches
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Become an Extra or Main Character [END]

{FOLLOW KALAU SUKA, MENTEMEN} "Karel, kamu sudah makan? "Peduli banget gue udah makan apa enggak," "Eh ... Dengar ya ... Lo disini bukan berarti lo bebas mau tau tentang gue" "Kamu harus makan," "Kata mama, maag kamu tidak boleh kambuh lagi" "Mau lo apasih? Hah?," "Terserah gue makan apa enggak, gak ngaruh ke elo, gue sakit apa enggak itu bukan urusan lo" "Jelas itu urusan aku, aku gak mau kamu sakit" "Lo suka gue?" "Kalau iya kenapa?" "Jauhin perasaan lo, karena sampai kapan pun lo akan selalu sama dimata gue," "Pembunuh!" *** Mungkin dari sekian cerita yang ada, ceritaku ini tak sebanding dengan cerita lainnya. tapi jujur ini aku mendalami banget biar suasana hati para tokohnya nyampai ke kalian juga hehehe. Mau tau kisah mereka? yuk mampir siapa tahu nambah. Baca Prolognya aja dulu. Kalau gak suka dimohon dengan hormat buat meninggalkan lapak ini. Menarik? monggo di baca gak ngurangin rasa hormat saya ke kalian :) Plagiat tidak diperbolehkan karena hak cipta dilindungi undang-undang. Ditulis : 14 Agustus 2021 Publis : 3 Januari 2022 End : 21 Oktober 2025 Cover by @Pinterest Edit by me

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido